Marc Marquez Alami Pecah Ban di MotoGP Thailand 2026, Ducati: Dia Sangat Tidak Beruntung
MANAJER Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, bersimpati atas apa yang dialami Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026. Menurutnya, pria asal Spanyol itu hanya tidak beruntung saja.
Marquez harus puas finis sebagai runner up pada Sprint Race MotoGP Thailand 2026, Sabtu 28 Februari sore WIB. Ia terkena penalti dan mesti menyerahkan posisi terdepan kepada Pedro Acosta.
Di balapan utama, Marquez lagi-lagi mengalami nasib sial. Ban motornya pecah saat melahap 21 dari 26 putaran di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, hingga gagal finis.
1. Berusaha Tampilkan yang Terbaik
Dall’Igna mengatakan Marquez sudah berusaha menampilkan performa terbaiknya. Namun, sang pembalap harus menerima tidak bisa menyelesaikan balapan karena ada masalah teknis di motornya.
Gila! Timnas Futsal Indonesia Tumbangkan Jepang 5-3, Ukir Sejarah ke Final Piala Asia Futsal 2026
"Marc melakukan hal itu dengan tepat, mengerahkan segenap hati dan jiwanya," kata Dall’Igna dilansir dari Motosan, Kamis (5/3/2026).
2. Tidak Beruntung
Menurut pria asal Italia itu, Marquez memang tidak beruntung dalam MotoGP Thailand. Ia yakin sang juara dunia MotoGP 2025 akan meraih hasil lebih baik dalam seri selanjutnya.
"Dia sangat tidak beruntung, pertama di Sprint Race. Di mana keputusan yang dipertanyakan oleh pengawas balapan membuatnya kehilangan kemenangan," papar Dall’Igna.
"Kemudian di balapan utama, di mana, meskipun mengalami beberapa kesulitan, podium berada dalam genggamannya sebelum ia terpaksa mundur,” tandasnya.
Untuk berikutnya, MotoGP 2026 akan menyambangi Negeri Samba. Balapan kedua bertajuk MotoGP Brasil 2026 itu digelar di Sirkuit Autodromo Internasional Ayrton Senna, Goiana, 21-23 Maret.










