Begini Cara Raymond Indra/NIkolaus Joaquin Bungkam Ganda Putra Korea Selatan di 32 Besar All England 2026
GANDA putra Indonesia, Raymond Indra/NIkolaus Joaquin, menandai debutnya di All England 2026 dengan hasil manis. Mereka membungkam ganda putra Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, di babak pertama alias 32 besar.
Raymond/Joaquin susah payah mengalahkan Kang/Ki di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Selasa 3 Maret 2025 malam WIB. Pasalnya, pasangan nomor 17 dunia itu menang lewat pertarungan penuh tiga game dengan skor akhir 17-21, 21-12, dan 21-19.
1. Belum Adaptasi dengan Lapangan
Raymond Indra mengakui kekalahan mereka di game pertama karena belum menyatu dengan kondisi lapangan. Setelah itu, ia dan Joaquin berhasil menemukan pola permainan terbaiknya dan sukses membalikkan keadaan kendati sempat menjalani poin-poin kritis di game ketiga.
“Pasti puji Tuhan bisa selesaikan pertandingan tanpa cedera dan masih diberi kemenangan oleh Tuhan. Di game pertama kami belum terbiasa dengan kondisi lapangan yang kalah angin jadi belum bisa mengontrol,” kata Raymond Indra dalam keterangan resmi PBSI yang diterima Okezone, Rabu (4/3/2026).
“Di game kedua kami sudah tahu harus bagaimana cara bermainnya dan berlanjut di game ketiga yang sempat tertinggal lalu balik unggul. Diakhir mungkin kami sedikit hilang fokus dan lawan mengubah bola pertama dan keduanya jadi kami cukup keteteran,” sambungnya.
Di game ketiga, pasangan Pelatnas PBSI Cipayung itu sempat tertinggal dari Kang/Ki di interval gim. Hanya saja, Raymond/Joaquin tak patah semangat dan mencoba untuk bermain lebih nekat untuk merebut kemenangan.
“Setelah tertinggal 8-11 di interval gim ketiga, kami coba lebih meyakinkan diri bahwa kami belum kalah jadi fokusnya bagaimana bisa dapat satu poin demi satu poin dan akhirnya bisa ambil 7-8 poin beruntun. Di poin 19-19 coba spekulasi dengan flick servis, nekat saja dan Puji Tuhan berhasil,” ujar Joaquin.
2. Kemenangan di Laga Debut All England
Satu yang pasti, ini merupakan hasil manis karena Raymond/Joaquin berhasil meraih kemenangan pada laga debutnya di All England 2026. Mereka pun terkesima dengan atmosfer pertandingan kejuaraan dunia bulutangkis tertua di dunia tersebut.
“Atmosfer All England memang berbeda dengan turnamen lainnya, warna karpetnya juga abu-abu jadi terasa sangat berbeda,” ucap Raymond.
“Sangat luar biasa bisa bermain di arena All England yang semegah ini,” timpal Joaquin.
Kemenangan ini membawa Raymond Indra/Joaquin melaju ke babak 16 besar All England 2026. Di babak tersebut, mereka langsung menghadapi seniornya di Pelatnas Cipayung, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.










