Kisah Chiharu Shida, Pebulu Tangkis Cantik Jepang yang Terkenal Berkat Momen Payung dengan Anthony Ginting
PEBULUTANGKIS asal Jepang, Chiharu Shida kini bukan sekadar penghias daftar pemain ganda putri papan atas dunia. Atlet asal Akita ini telah bertransformasi menjadi ikon bulu tangkis global yang memadukan paras rupawan dengan prestasi mentereng.
Namun, di balik popularitasnya yang masif saat ini, ada sebuah memori unik yang menjadi titik awal ledakan namanya di hati para penggemar bulu tangkis, khususnya di Indonesia. Fenomena ini bermula dari sebuah insiden sederhana namun manis yang melibatkan tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting.
1. Viral Gara-Gara Payung di Bali
Sebelum tahun 2021, nama Shida relatif hanya dikenal di kalangan terbatas meski sudah mengantongi gelar Korea Masters 2019. Segalanya berubah ketika perhelatan Indonesia Badminton Festival digelar di Nusa Dua, Bali, pada akhir 2021.
Saat upacara pembukaan berlangsung di bawah guyuran hujan, kamera menangkap momen Anthony Ginting yang tertangkap kamera sedang memayungi seorang pebulu tangkis cantik. Sosok tersebut tidak lain adalah Chiharu Shida.
Momen Shida yang tersipu malu saat dipayungi Ginting langsung memicu kehebohan di media sosial. Netizen pun berbondong-bondong mencari tahu identitas "bidadari" tersebut.
Menariknya, momen viral itu seolah menjadi pembuka keran keberuntungan bagi Shida. Setelah insiden itu, ia bersama pasangannya kala itu, Nami Matsuyama, menyapu bersih gelar Indonesia Masters dan Indonesia Open, menjadi runner-up World Tour Finals 2021 secara beruntun, hingga merebut medali perunggu Olimpiade Paris 2024.
2. Keputusan Berani Menuju Profesional dan Ambisi 2028
Kini, di usia 28 tahun, Shida mengambil langkah yang mengejutkan banyak pihak. Setelah menyumbangkan medali perunggu di Olimpiade Paris 2024, ia memutuskan untuk keluar dari zona nyaman.
Melalui pengumuman resminya pada Februari 2026, Shida menyatakan akan meninggalkan klub Kumamoto Saishunkan yang telah dibelanya selama 10 tahun, serta mundur dari Tim Nasional Jepang per 31 Maret 2026.
Langkah berani menjadi pemain profesional sepenuhnya ini diambil demi mengejar ambisi yang lebih besar. Setelah berpisah dengan Nami Matsuyama dan kini menggandeng Arisa Igarashi, Shida mengincar posisi nomor satu dunia dan medali emas Olimpiade Los Angeles 2028.
"Saya memutuskan mengakhiri 10 tahun kebersamaan dengan pensiun (dari tim Jepang) setelah mempertimbangkan apa yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan berikutnya," tulis Shida dalam akun Instagram pribadinya.










