Misi Penyelamatan Yoo Jae-hoon: Mantan Asisten Shin Tae-yong Siap Angkat Persijap Jepara dari Zona Degradasi
JEPARA – Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong, Yoo Jae-hoon, membagikan kisahnya yang kini bertekad membawa Persijap Jepara bertahan di kasta tertinggi Tanah Air, Super League. Langkah ini ia ambil di tengah kondisi tim Laskar Kalinyamat yang sedang terpuruk dalam persaingan musim 2025-2026 ini.
Persijap saat ini masih tertahan di zona degradasi, tepatnya pada posisi ke-16 dengan koleksi 18 poin. Raihan tersebut didapat dari catatan lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan 14 kekalahan yang membuat posisi mereka kian kritis.
1. Alasan Memilih Laskar Kalinyamat
Yoo Jae-hoon kini resmi menjadi bagian dari jajaran staf pelatih Persijap Jepara. Sebenarnya, ia menjelaskan bahwa sebelum menerima tawaran Laskar Kalinyamat, ada juga pinangan dari sesama tim Super League lainnya.
Berdasarkan pertimbangan keluarga, pria asal Korea Selatan ini akhirnya lebih memilih Persijap. Menurutnya, keputusan tersebut diambil melalui pertimbangan yang sangat matang dan ketat.
Sidang Tata Kelola Minyak, Ahok: Kalau Saya bukan Teman Presiden, Tak Mungkin Saya Komut Pertamina
"Lima tahun di Timnas Indonesia, saya benar-benar sibuk dan sering meninggalkan keluarga. Saya sudah diskusi dengan keluarga dan mereka mendukung saya untuk kembali ke lapangan," ungkap Jae-hoon dilansir dari laman i.League, Jumat (27/2/2026).
2. Menikmati Tantangan di Luar Zona Nyaman
Pria berusia 42 tahun itu tidak mempermasalahkan posisi Persijap yang tengah berjuang lepas dari degradasi agar bisa bertahan di Super League. Baginya, situasi sulit tersebut justru menjadi tantangan tersendiri dalam karier kepelatihannya.
"Seorang pelatih tidak bisa cari tim yang kuat saja. Memang itu yang saya cari, tidak seru kalau saya cari tempat yang nyaman saja," sambung Jae-hoon.
Jae-hoon tidak menampik adanya beban besar dengan posisi Persijap saat ini. Namun, ia sudah membulatkan tekad untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim kebanggaan warga Jepara tersebut.
"Saya akan menikmati dengan tim saya saat ini (Persijap),” tambahnya.
Jabatan ini memang menjadi debutnya sebagai pelatih di level klub setelah sekian lama mengabdi di Timnas Indonesia. Untuk itu, seluruh kemampuan dan ilmu yang dimilikinya akan Jae-hoon tularkan kepada para penjaga gawang Persijap.
"Supaya Persijap tetap bisa bertahan di BRI Super League musim depan," imbuh Jae-hoon.










