7 Kebiasaan Salah saat Puasa yang Sering Dianggap Sepele, Padahal Berdampak Besar

7 Kebiasaan Salah saat Puasa yang Sering Dianggap Sepele, Padahal Berdampak Besar

Gaya Hidup | okezone | Selasa, 24 Februari 2026 - 16:13
share

JAKARTA - Bulan Ramadhan, perubahan pola makan dan jam istirahat kerap membuat banyak orang tanpa sadar melakukan kebiasaan yang kurang tepat saat berpuasa. Mulai dari minum berlebihan saat sahur hingga langsung rebahan setelah makan, hal-hal kecil ini sering dianggap sepele.

Padahal, kebiasaan tersebut bisa berdampak pada kondisi tubuh selama menjalani ibadah puasa. Seorang perawat bernama Rizal yang aktif membagikan edukasi kesehatan di media sosial X mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengatur asupan dan aktivitas selama Ramadhan.

Lewat cuitannya, Rizal merangkum tujuh kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar tubuh tetap bugar selama berpuasa, seperti dikutip Selasa (24/2/2026).  

1. Minum teh atau kopi saat sahur
Teh dan kopi mengandung kafein yang bersifat diuretik, sehingga dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Akibatnya, cairan tubuh lebih cepat keluar dan berisiko membuat tubuh lebih mudah haus di siang hari.

2. Minum terlalu banyak saat sahur
Banyak orang berpikir minum air sebanyak-banyaknya saat sahur bisa menjadi “bekal” cairan seharian. Faktanya, tubuh tidak bisa menyimpan air dalam jumlah berlebihan sekaligus. Jika terlalu banyak, cairan justru akan terbuang dan bisa membuat perut terasa tidak nyaman.

3. Langsung tidur setelah sahur
Kebiasaan langsung rebahan atau tidur setelah makan sahur dapat meningkatkan risiko asam lambung naik. Posisi berbaring membuat proses pencernaan tidak optimal dan memicu rasa tidak nyaman di lambung.

 

4. Makan berlebihan saat berbuka
Setelah seharian menahan lapar, tidak sedikit orang yang kalap saat berbuka. Padahal, lambung yang kosong seharian bisa “kaget” jika langsung diisi makanan dalam jumlah besar. Selain berisiko menimbulkan gangguan pencernaan, kebiasaan ini juga dapat menyebabkan surplus kalori.

5. Melewatkan sahur
Sebagian orang merasa kuat berpuasa tanpa sahur. Namun, melewatkan sahur berisiko membuat asupan nutrisi harian tidak tercukupi dan dapat meningkatkan risiko gangguan lambung serta rasa lemas berlebihan.

6. Terlalu banyak karbohidrat saat sahur
Mengonsumsi karbohidrat berlebihan saat sahur bisa membuat rasa lapar datang lebih cepat, bahkan sekitar pukul 09.00-10.00 pagi. Kondisi ini juga dapat memicu keinginan “balas dendam” saat berbuka.

7. Tidak berolahraga sama sekali
Puasa bukan berarti berhenti bergerak. Kurangnya aktivitas fisik justru dapat membuat massa otot menurun, tubuh mudah lemas, pusing, serta lebih sulit menjaga berat badan tetap stabil.

Agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap prima, penting untuk menjaga pola makan seimbang, cukup minum dengan cara bertahap, serta tetap aktif dengan olahraga ringan seperti jalan santai atau stretching menjelang berbuka. Dengan kebiasaan yang tepat, ibadah pun bisa dijalani dengan lebih nyaman dan optimal.

Topik Menarik