PBSI Jelaskan Alasan Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari Main Rangkap di China Masters 2026
JAKARTA – Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, angkat bicara mengenai alasan Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari main rangkap di China Masters 2026. Ia memastikan perombakan tersebut merupakan program untuk penjajakan potensi ke depan.
Lanny/Apriyani sebenarnya merupakan pasangan baru pada sektor ganda putri di Pelatnas PBSI, dan telah menjalani debut di Indonesia Masters 2026. Mereka akan melanjutkan kiprahnya sebagai pasangan di China Masters 2026 yang akan berlangsung pada 10-15 Maret.
Tapi menariknya, mereka berdua tidak hanya akan turun di sektor ganda putri saja, melainkan juga pada nomor ganda campuran. Lanny bertandem dengan Daniel Edgar Marvino, sementara Apriyani bersama Taufik Aderya.
1. Potensi
PBSI melakukan perombakan seperti itu bukan tanpa alasan. Eng mengatakan hal tersebut dilakukan untuk melihat lebih jauh potensi yang dimiliki para atlet Pelatnas Cipayung.
“Menyoal main rangkap Apriyani /Lanny di China Masters Super 100 di mana Apri akan berpasangan dengan Taufik dan Lanny akan berpasangan dengan Daniel di ganda campuran, adalah program untuk penjajakan potensi ke depan,” terang Eng dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).
“Dengan bermain rangkap, kami bisa melihat potensi lain yang mungkin keluar dari atlet-atlet tersebut,” sambung mantan pelatih ganda putri itu.
2. Dampak Positif
Eng menyampaikan, bermain rangkap akan memberikan dampak positif kepada Daniel dan Taufik. Sebab, dua pemain muda itu bisa mencuri ilmu dari para seniornya serta menambah pengalaman bertanding.
“Selain itu, Daniel dan Taufik bisa menimba ilmu dan pengalaman dari Apri/Lanny yang sudah lebih senior,” papar Koh Didi –sapaan akrabnya.
“Pengembangan kemampuan bermain di dua sektor juga akan membawa dampak positif bagi mereka,” pungkasnya.










