RI Tingkatkan Industri Galangan Kapal, Siap Bersaing dengan China hingga Korsel

RI Tingkatkan Industri Galangan Kapal, Siap Bersaing dengan China hingga Korsel

Ekonomi | okezone | Selasa, 10 Februari 2026 - 18:03
share

JAKARTA - Indonesia bersiap menantang dominasi China, Jepang dan Korea Selatan (Korsel) di industri galangan kapal global. Pemerintah bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia saat ini menggenjot kebangkitan industri galangan kapal dan pelayaran nasional.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan, isu persaingan dengan China yang dikenal mampu memproduksi kapal dengan harga murah dan waktu pengerjaan cepat telah menjadi pembahasan utama. Menurutnya perlu kebijakan yang berpihak agar cita-cita tersebut dapat terwujud.

"Sudah didiskusikan panjang lebar bagaimana untuk meningkatkan daya saing kita bertahap. Seperti yang kita lihat bagaimana tentunya Jepang, Korea, China membuat suatu industri yang kuat. Dan tentu dibutuhkan keberpihakan," kata Anindya dalam acara Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayanan Indonesia yang digelar di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Perkuat Industri Galangan Kapal Nasional 

Dia menegaskan, keberpihakan pemerintah terhadap industri galangan kapal nasional mulai terlihat jelas. Kementerian Keuangan, kata Anindya, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sektor ini melalui kebijakan fiskal, sementara Kementerian Perindustrian tengah menyiapkan roadmap pengembangan industri bersama pelaku usaha.

"Tadi terlihat dari Menteri Keuangan yang ingin sekali berpihak kebijakan-kebijakannya, dan juga dari Kementerian Perindustrian untuk membuat roadmap bersama industri," kata Anindya.

Selain dukungan kebijakan, Kadin juga siap terlibat langsung dalam upaya memperkuat industri galangan kapal nasional. Anindya menyebut Kadin telah mengusulkan agar dapat menjadi bagian dari satuan tugas (satgas) pemerintah guna membantu mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai hambatan usaha di lapangan.

"Apabila Kadin diperbolehkan menjadi bagian dari Satgas, jadi bisa ikut membantu untuk bottlenecking di dalam dunia usaha. Karena pada esensinya pengusaha kan pasti ingin maju, ingin berkembang memberikan pekerjaan," lanjutnya.

 

Arahan Hashim Djojohadikusumo

Sebelumnya, Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa industri galangan kapal dan pelayanan merupakan salah satu sektor strategis pendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya industri ini di berbagai negara memiliki potensi besar karena bersifat padat karya dan mampu menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar, baik bagi pekerja galangan maupun pelaut.

"Kita lihat bahwa ini ada kesempatan agar supaya industri galangan kapal dan pelayaran menjadi salah satu sektor pendongkrak pertumbuhan ekonomi," kata Hashim.

Hashim menyebut telah tercapai konsensus dan kesepahaman bersama antara Kadin dan pemerintah terkait dukungan konkret bagi industri tersebut. Salah satu bentuk dukungannya adalah kemudahan kepada galangan kapal dan industri pelayaran dalam membangun kapal-kapal di dalam negeri.

"Menteri Keuangan akan memberikan kemudahan-kemudahan kepada galangan kapal dan industri pelayaran yang dapat membangun kapal-kapal di dalam negeri," lanjutnya.

Dijelaskan, kemudahan tersebut antara lain berupa pembebasan bea masuk hingga 0 persen untuk sejumlah komponen, serta pemberian insentif bagi pihak yang memesan atau membeli kapal baru buatan dalam negeri.

Topik Menarik