Sabet 2 Perunggu di Badminton Asia Team Championships 2026, PBSI Apresiasi Tim Putri tapi Kecewa dengan Putra

Sabet 2 Perunggu di Badminton Asia Team Championships 2026, PBSI Apresiasi Tim Putri tapi Kecewa dengan Putra

Olahraga | okezone | Minggu, 8 Februari 2026 - 20:38
share

JAKARTA – Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, memberi penilaian atas raihan 2 medali perunggu di Badminton Asia Team Championships 2026 (BATC 2026). Menurutnya, Tim Bulu Tangkis Indonesia sukses mencapai target di sektor putri tapi mengecewakan di sektor putra.

Langkah tim putra dan putri Indonesia dalam ajang tersebut kompak terhenti di babak semifinal. Siti Fadia Silva Ramadhanti dkk kalah dari Tim Bulu Tangkis Korea Selatan dengan 1-3.

Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia di BATC 2026 (Foto: Instagram/@badminton.ina)

Sementara Anthony Sinisuka Ginting cs takluk dari Tim Bulu Tangkis Jepang juga dengan skor 1-3. Alhasil, Skuad Merah Putih pulang ke Tanah Air dengan capaian medali perunggu. 

1. Apresiasi Tim Putri

Eng mengapresiasi pencapaian tim beregu putri dalam ajang tersebut karena berhasil mencapai target yang diberikan oleh federasi. Ia memberikan kredit khusus kepada Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Ester Nurumi Tri Wardoyo yang tampil apik di BATC 2026. 

“Dari sisi target, saya mengapresiasi pencapaian beregu putri yang berhasil meraih medali perunggu sesuai dengan target yang dicanangkan,” kata Eng, dikutip dari keterangan resmi, Minggu (8/2/2026).

“Penampilan apik Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan kembalinya Ester Nurumi Tri Wardoyo dengan performa yang bagus juga menjadi hal positif yang bisa menjadi penilaian dan pertimbangan kami untuk persiapan ke Piala Uber,” imbuh Koh Didi -sapaan akrabnya.

Namun Eng agak kurang puas dengan hasil tim putra. Sebab, mereka gagal mencapai partai puncak yang merupakan target dari PBSI. Evaluasi pun akan dilakukan karena ada beberapa pemain yang penampilannya belum sesuai harapan. 

“Untuk beregu putra hasil ini tentunya tidak sesuai target, karena target kami adalah mereka bisa mencapai babak final. Penampilan beberapa pemain belum sesuai harapan, tentunya ini akan menjadi evaluasi untuk mendongkrak performa beregu putra jelang Piala Thomas,” tutur Eng. 

 

2. Sengaja Turunkan Pemain Muda

Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana beraksi di BATC 2026 (Foto: X/@INABadminton)

Lebih lanjut, Eng menjelaskan PBSI memang sengaja menurunkan pemain-pemain muda di ajang BATC 2026. Langkah itu merupakan bagian dari persiapan Indonesia menatap Piala Thomas dan Uber 2026.

“Keikutsertaan di BATC kami manfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Thomas dan Uber Cup. Karena itu, kami tidak menurunkan full team, melainkan memberi kesempatan lebih besar kepada pemain-pemain muda,” papar Eng.

“Tujuannya untuk melihat kesiapan mereka di level turnamen beregu internasional, sekaligus sebagai bahan evaluasi sebelum menyusun tim Thomas dan Uber Cup, baik dari sisi performa individu, mental bertanding, maupun strategi tim,” urai pria asal Solo itu.

“Selain aspek evaluasi, BATC juga penting untuk menambah poin peringkat dunia, karena atlet yang diturunkan di turnamen beregu ini tetap mendapatkan tambahan poin ranking,” pungkasnya.

Topik Menarik