Noel Ingin Jadi Ketua KPK Usai Kasus Korupsi Kemnaker
JAKARTA - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel menyatakan niatnya untuk menjadi pimpinan atau juru bicara KPK. Hal itu akan ia realisasikan setelah perkara kasus dugaan pemerasan pengurusan K3 yang menjeratnya rampung.
Demikian disampaikan Noel menjelang dirinya duduk sebagai terdakwa dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada Senin (2/2/2026).
"Ya saran sedikit buat KPK, setelah selesai kasus saya ini saya mau menjadi pimpinan KPK, saya mau jadi mimpin KPK," kata Noel.
Namun jika hal tersebut sulit terwujud, Noel menurunkan standarnya untuk menjadi juru bicara Lembaga Antirasuah.
"Atau seidiot-idiotnya saya jadi juru bicara KPK. Itu cita-cita saya yang paling bodoh dan paling idiot jadi juru bicara KPK," pungkasnya.
Diketahui, Noel didakwa melakukan pemerasan sebesar Rp6,5 miliar (Rp6.522.360.000) terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).Selain itu, Noel juga didakwa dengan pasal gratifikasi.
"Immanuel Ebenezer Gerungan baik secara langsung maupun tidak langsung, telah menerima uang yang seluruhnya berjumlah Rp3.365.000.000 dan barang berupa 1 unit sepeda motor Ducati Scrambler warna biru dongker," kata jaksa membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (19/1/2026).










