Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka Saya? Silakan 2029 Bertarung!

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka Saya? Silakan 2029 Bertarung!

Nasional | okezone | Senin, 2 Februari 2026 - 13:56
share

BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa perbedaan pandangan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan terhadap individu tidak dijadikan alasan untuk merusak nama baik bangsa Indonesia.

Pesan tegas itu disampaikan Prabowo saat memberikan Taklimat Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

“Ada tuduhan-tuduhan yang bertujuan menjelekkan kita sebagai bangsa. Kalau saudara tidak suka dengan dua atau tiga orang, jangan merusak seluruh bangsa,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menyinggung kritik dan penolakan terhadap dirinya secara personal. Ia menegaskan, bahwa dalam negara demokrasi, saluran perbedaan sudah jelas dan konstitusional, yakni melalui pemilu.

“Kalau tidak suka sama Prabowo, silakan 2029 bertarung,” kata Prabowo.

 

“Sedikit-sedikit mau demo. Demo boleh, tapi yang diharapkan bukan aspirasi, melainkan kerusuhan,” lanjutnya.

Menurut Prabowo, aksi demonstrasi yang berujung pada kekerasan justru akan mencederai kepentingan rakyat dan merugikan negara. Ia menegaskan bahwa negara tidak akan memberi toleransi terhadap tindakan anarkis.

“Kerusuhan itu mencelakakan bangsa dan negara. Bakar-bakar, bom molotov, saya katakan itu membahayakan dan itu pidana. Saya tidak ragu-ragu,” tegasnya.

Prabowo menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa demokrasi harus dijalankan secara dewasa, beradab, dan bertanggung jawab demi menjaga persatuan nasional.

Topik Menarik