Jari Pelaku Pelemparan Flare ke Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Putus, Segera Ditangkap!
SUPORTER yang merupakan pelaku pelemparan flare ke kiper Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi teridentifikasi. Menurut laporan Media Italia, Tuttomercatoweb, pelaku pelemparan petasan itu mengalami luka serius pada jari tangannya dan segera ditangkap.
1. Kronologi Emil Audero Kena Lemparan Flare di Laga Cremonese vs Inter Milan
Insiden buruk terjadi saat Cremonese menjamu Inter Milan di Stadio Giovanni Zini, Cremona, Italia pada Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Sebuah flare meledak di lapangan, tepat di dekat gawang Emil Audero pada menit ke-48.
Ledakan petasan membuat Emil Audero terjatuh dan sempat mengalami gangguan pada telinganya. Petasan tersebut dilempar dari tribun suporter Inter Milan yang berstatus sebagai tim tamu.
Skuad Inter Milan kemudian bergegas untuk menghampiri para suporternya. Setelah keadaan membaik, pertandingan berlanjut dan Emil Audero kembali bermain.
2. Pelaku Lemparan Teridentifikasi
Menurut laporan Media Italia, Tuttomercatoweb, pelaku pelemparan petasan sudah teridentifikasi. Sosok tersebut diyakini nekat. Bahkan, dia akan melempar petasan lainnya.
Namun, petasan lainnya justru meledak di tangannya dan mengakibatkan putus pada jarinya. Sang pelaku kini sedang dirawat di rumah sakit dan segera ditangkap.
"Pelaku, yang diyakini sebagai orang yang nekat, mengalami cedera serius saat menangani petasan lain, yang meledak di tangannya, mengakibatkan hilangnya beberapa jari. Ia dibawa ke rumah sakit dan segera setelah keluar, akan ditangkap," tulis laporan Tuttomercatoweb.
Akibat Insiden ini, Inter Milan kemungkinan besar menghadapi denda dan penangguhan hak siar para penggemar. Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, mengutuk insiden itu sebagai tindakan yang bertentangan dengan nilai olahraga.
Pertandingan tetap berlanjut setelah insiden tersebut. Cremonese menelan kekalahan dari Inter Milan 0-2 lewat dua gol yang dicetak Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski.










