Mengintip Kekayaan Pasha Ungu di LHKPN yang Debat Sengit dengan Veronica Tan di Rapat DPR

Mengintip Kekayaan Pasha Ungu di LHKPN yang Debat Sengit dengan Veronica Tan di Rapat DPR

Ekonomi | okezone | Jum'at, 30 Januari 2026 - 21:02
share

JAKARTA – Mengintip kekayaan Pasha Ungu di LHKPN, anggota DPR yang berdebat sengit dengan Veronica Tan di Rapat Komisi VIII.

Momen panas terjadi dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (26/1/2026). Pertemuan memanas saat Anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo atau Pasha Ungu, berdebat dengan Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan.

Ketegangan muncul ketika Veronica menjelaskan capaian kementeriannya, termasuk program perlindungan dan pemberdayaan perempuan, sambil menekankan bahwa perspektif perempuan bukan hanya tanggung jawab Kementerian PPPA. Pasha kemudian menginterupsi, menyatakan kebingungan atas penjelasan Veronica dan mempertanyakan efektivitas kinerja kementerian. Ia menilai sebagian program PPPA, seperti perlindungan hukum dan pendampingan, serupa dengan tugas Komnas Perempuan.

Selain itu, Pasha menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan, misalnya membantu mereka mendapatkan modal usaha. Ia menilai fokus kementerian terlalu banyak pada isu kekerasan seksual dan kekerasan rumah tangga, sehingga kurang menyoroti aspek pemberdayaan perempuan.

Di tengah sorotan publik atas debat sengit tersebut, harta kekayaan Pasha Ungu turut menjadi perhatian. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Pasha tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp36,42 miliar, terdiri dari tanah, bangunan, kendaraan, harta bergerak, serta kas dan setara kas.

Data Harta Kekayaan Pasha Ungu (Pelaporan LHKPN 29 April 2024)

A. Tanah dan Bangunan – Rp28.650.000.000

Tanah seluas 887 m² di Kab./Kota Bogor, hasil sendiri – Rp1.500.000.000

Tanah seluas 2.749 m² di Kab./Kota Bogor, hasil sendiri – Rp4.750.000.000

Tanah seluas 1.844 m² di Kab./Kota Bogor, hasil sendiri – Rp3.000.000.000

Tanah seluas 149 m² di Kab./Kota Bogor, hasil sendiri – Rp400.000.000

Tanah dan bangunan seluas 238 m²/476 m² di Kota Depok, hasil sendiri – Rp5.000.000.000

Tanah dan bangunan seluas 128 m²/256 m² di Kota Depok, hasil sendiri – Rp2.000.000.000

Tanah dan bangunan seluas 384 m²/500 m² di Kota Depok, hasil sendiri – Rp6.000.000.000

Tanah dan bangunan seluas 332 m²/332 m² di Kota Depok, hasil sendiri – Rp6.000.000.000

 

B. Alat Transportasi dan Mesin – Rp7.452.500.000

Mobil Mazda MX-5 Tahun 2017, hasil sendiri – Rp645.000.000

Mobil Suzuki Jimny Tahun 2021, hasil sendiri – Rp470.000.000

Mobil Toyota Raize Tahun 2023, hasil sendiri – Rp210.000.000

Mobil Toyota Alphard Tahun 2016, hasil sendiri – Rp685.000.000

Mobil Toyota Lexus Tahun 2023, hasil sendiri – Rp2.250.000.000

Mobil Hummer H3 Tahun 2011, hasil sendiri – Rp795.000.000

Mobil BMW 523i Tahun 2014, hasil sendiri – Rp325.000.000

Mobil Toyota Veloz Tahun 2023, hasil sendiri – Rp285.000.000

Motor Honda Rebel Tahun 2019, hasil sendiri – Rp159.000.000

Motor Triumph Bonneville Bobber Tahun 2022, hasil sendiri – Rp475.000.000

Motor Yamaha BBS Tahun 2021, hasil sendiri – Rp27.000.000

Motor Harley Fat Boy 114 Tahun 2022, hasil sendiri – Rp750.000.000

Motor Harley Sportster Roadster Tahun 2017, hasil sendiri – Rp240.000.000

Motor Yamaha Mio SE 88/M3 Tahun 2015, hasil sendiri – Rp7.000.000

Motor Yamaha Mio SE 88/M3 Tahun 2019, hasil sendiri – Rp8.500.000

Motor Piaggio Strada 150 Tahun 1987, hasil sendiri – Rp16.000.000

Motor Royal Enfield Classic 500 Tahun 2022, hasil sendiri – Rp105.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya – Rp156.000.000
D. Surat Berharga – Rp0
E. Kas dan Setara Kas – Rp162.000.100
F. Harta Lainnya – Rp0

Sub Total Kekayaan – Rp36.420.500.100
Hutang – Rp0
Total Kekayaan Bersih – Rp36.420.500.100

Topik Menarik