Kisah Kaka Amrullah Ronaldo Messi, Pemilik Nama Tiga Pemain Terbaik Dunia yang Nyaris Debut di Laga Persijap vs PSM
JEPARA – Nama besar tiga legenda sepak bola dunia, Ricardo Kaka, Cristiano Ronaldo, dan Lionel Messi, mendadak menjadi perbincangan di kancah Super League 2025-2026. Hal ini terjadi setelah PSM Makassar memasukkan pemain mudanya yang memiliki nama gabungan unik, Kaka Amrullah Ronaldo Messi, ke dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) saat bertandang ke markas Persijap Jepara, Sabtu 24 Januari 2026.
Momen ini menjadi pertama kali bagi pemain berusia 18 tahun tersebut masuk ke skuad utama tim berjuluk Juku Eja. Kehadiran gelandang tengah binaan PSM U-20 ini tentu memicu rasa penasaran publik, mengingat ia menyandang nama besar para peraih Ballon dOr sekaligus.
1. Penantian Debut yang Belum Terwujud
Sayangnya, meski sudah berada di tepi lapangan Stadion Gelora Bumi Kartini, harapan Kaka Amrullah untuk mencatatkan debut profesionalnya harus tertunda. Sepanjang 90 menit pertandingan, ia hanya duduk di bangku cadangan menyaksikan rekan-rekannya berjuang.
Padahal, pelatih PSM, Tomas Trucha, tercatat melakukan empat pergantian pemain di laga tersebut. Keputusan Trucha untuk belum menurunkan Kaka Amrullah dinilai cukup realistis mengingat situasi pertandingan yang sulit bagi PSM.
Kondisi tim yang tengah tertinggal membuat pelatih asal Ceko tersebut lebih memilih opsi lain untuk mengejar ketertinggalan, sehingga debut sang pemain muda yang telah mengoleksi 5 gol di EPA Super League U-20 ini terpaksa ditunda.
2. PSM Takluk di Tangan Persijap
Secara hasil akhir, PSM Makassar harus mengakui keunggulan tuan rumah Persijap Jepara dengan skor 0-2. Tim asuhan Divaldo Alves sukses mencuri gol cepat pada menit ke-5 melalui aksi Carlos Franca.
Upaya Juku Eja untuk membalas justru kian berat setelah Iker Guarrotxena menggandakan keunggulan Laskar Kalinyamat pada menit ke-62.
Kekalahan ini membuat PSM pulang dengan tangan hampa tanpa poin. Meski demikian, kehadiran Kaka Amrullah Ronaldo Messi di skuad senior tetap menjadi kabar menarik bagi para pendukung.
Dengan catatan impresifnya di level junior, tinggal menunggu waktu bagi pemain "tiga legenda" ini untuk benar-benar menggebrak panggung kasta tertinggi sepak bola Indonesia.










