Mayoritas Indonesia Diguyur Hujan, BMKG Ingatkan Status Awas di Tiga Provinsi
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan hingga pertengahan Januari 2026, sebanyak 81,1 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah memasuki musim hujan. Sementara itu, terdapat tiga provinsi yang berada dalam klasifikasi awas akibat curah hujan tinggi.
BMKG mencatat wilayah yang telah mengalami musim hujan meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Riau, Jambi, Bengkulu, sebagian Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, sebagian Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain itu, wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Utara, Maluku, serta Pulau Papua juga telah memasuki musim hujan.
"Curah hujan pada Dasarian I Januari 2026 bervariasi dari kriteria sangat tinggi sebesar 0,5 persen, tinggi 20,2 persen, menengah 70,2 persen, dan rendah 9,1 persen," tulis BMKG dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).
BMKG menyebutkan, kriteria curah hujan tinggi hingga sangat tinggi terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatra Barat, sebagian Sumatra Selatan, sebagian Lampung, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian wilayah Sulawesi, serta sebagian kecil Papua Selatan.
Memasuki Dasarian II Januari 2026, curah hujan umumnya diprediksi berada pada kriteria rendah hingga menengah, yakni sekitar 20–150 milimeter per dasarian. Namun, wilayah yang diperkirakan mengalami hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi (>150 milimeter per dasarian) meliputi Banten, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian kecil NTB, sebagian NTT, serta sebagian Sulawesi Selatan.
“Pada dasarian ini terdapat wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan tinggi dengan klasifikasi awas di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan,” pungkasnya.










