Teh Hijau Ternyata Anti-Inflamasi Terbaik, Dapat Bantu Turunkan Berat Badan

Teh Hijau Ternyata Anti-Inflamasi Terbaik, Dapat Bantu Turunkan Berat Badan

Gaya Hidup | okezone | Senin, 12 Januari 2026 - 20:10
share

JAKARTA - Pola makan dan olahraga memang memiliki peran penting dalam menurunkan berat badan. Namun, hal yang perlu diwaspadai adalah terjadinya peradangan kronis yang dapat menghambat proses penurunan berat badan dengan memengaruhi metabolisme serta regulasi gula darah.

Untuk itu, penting diketahui bahwa terdapat minuman sederhana yang tidak hanya membantu menenangkan peradangan, tetapi juga mendukung tubuh agar lebih efisien membakar lemak. Menurut para ahli gizi dari Eating Well, teh hijau dianggap sebagai salah satu minuman anti-inflamasi terbaik untuk membantu proses penurunan berat badan.

Minuman ini secara alami bebas gula, menyegarkan, dan kaya akan antioksidan yang berperan menenangkan peradangan serta membantu metabolisme tubuh bekerja lebih optimal. Senyawa utama dalam teh hijau yang paling banyak dibicarakan adalah EGCG (epigallocatechin gallate), yakni antioksidan kuat yang mampu meredam stres oksidatif dan peradangan.

Selain itu, EGCG juga dapat membantu tubuh mengatur kadar gula darah dengan lebih baik, sehingga energi digunakan secara lebih efisien dan proses pembakaran lemak dapat ditingkatkan. Teh hijau juga memiliki potensi untuk meningkatkan metabolisme.

 

Senyawa dalam teh ini dapat mendorong proses pemecahan lemak sekaligus menghambat pembentukan lemak baru. Meski ekstrak teh hijau sering dijumpai dalam bentuk suplemen, penerapan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi tiga hingga empat cangkir teh hijau per hari dinilai memberikan manfaat yang baik.

Konsumsi tiga hingga empat cangkir teh hijau per hari disebut dapat membantu menurunkan berat badan serta mengurangi risiko kondisi metabolik, seperti sindrom metabolik, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Selain efek langsung pada metabolisme dan peradangan, teh hijau juga berpotensi membantu penurunan berat badan secara tidak langsung melalui pengurangan tingkat stres.

Dua komponen dalam teh hijau, yaitu EGCG dan L-theanine, bekerja bersama untuk menenangkan otak dan memicu produksi neurotransmiter yang mendukung rasa relaksasi. Kondisi emosional yang lebih stabil ini dapat membantu mengurangi keinginan mengonsumsi makanan tinggi kalori akibat stres atau kebiasaan makan emosional.

Namun, bagi mereka yang sensitif terhadap kafein, disarankan untuk membatasi konsumsi teh hijau pada pagi hingga siang hari.

Topik Menarik