Kalahkan Jagoan Tuan Rumah di Malaysia Open 2026, Febriana/Meilysa Bikin Pelatih Ganda Putri Senang

Kalahkan Jagoan Tuan Rumah di Malaysia Open 2026, Febriana/Meilysa Bikin Pelatih Ganda Putri Senang

Olahraga | okezone | Senin, 12 Januari 2026 - 16:48
share

PELATIH ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, senang dengan progres yang ditunjukkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Apalagi, keduanya baru saja mengalahkan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di Malaysia Open 2026.

Ana/Trias baru dipasangkan pada pertengahan 2025. Sebelumnya, Febriana berduet dengan Amallia Cahaya Pratiwi sementara Trias menjadi partner Rachel Allessya Rose.

1. Progres Cukup Baik

Progres mereka cukup baik dengan menjadi runner up di Australia Open 2025. Lalu, pada SEA Games 2025, Ana/Trias meraih medali perak setelah kalah dari Pearly/Thinaah di babak final nomor perorangan.

Namun, Ana/Trias tampil apik di turnamen Malaysia Open 2026. Mereka berhasil balas dendam dengan mengalahkan Pearly/Thinaah di depan publik sendiri dengan dua gim langsung 26-24 dan 21-17 pada babak 16 besar.

Sayangnya, langkah Ana/Trias terhenti di perempatfinal Malaysia Open 2026 Super 1000 di tangan Baek Ha Na/Lee So Hee. Walau begitu, Karel merasa senang melihat perkembangan signifikan anak asuhnya.

"Penampilan Ana/Trias di Malaysia Open 2026 sudah cukup baik, mengalahkan Pearly/Thinaah di rumah mereka merupakan pencapaian yang bagus karena tidak mudah,” kata Karel, dikutip dari keterangan resmi PBSI, Senin (12/1/2026).

 

“Secara performa terus berkembang tapi secara tidak sadar mereka belum yakın kalau mereka itu bisa,” imbuh adik dari Rexy Mainaky tersebut.

2. Lebih Tenang

Lebih lanjut, Karel menyebut  Ana/Trias hanya perlu lebih tenang saat bertanding. Menurutnya, manajemen emosi yang baik diperlukan untuk menghadapi lawan-lawan kelas dunia seperti Baek/Lee.

"Terlihat saat bertemu Lee So Hee/Baek Ha Na (Korea Selatan), ketika lawan mulai main dengan pola pancingan untuk Ana/Trias menyerang duluan, mereka malah jadi nafsu untuk ingin cepat matikan dan lupa kalau mereka dapat poin itu dari bertahan baru balik serang," tutur Karel. 

"Bicara simpelnya ya masih kalah matang. Ini yang masih harus terus diperbaiki," tandasnya.  

Topik Menarik