Nagita Slavina Dikritik karena Makan Mi Nonhalal, Netizen: Bukan yang Pertama Kali

Nagita Slavina Dikritik karena Makan Mi Nonhalal, Netizen: Bukan yang Pertama Kali

Gaya Hidup | okezone | Senin, 12 Januari 2026 - 16:05
share

JAKARTANagita Slavina kembali menjadi perbincangan publik usai membagikan momen liburannya di Korea Selatan. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, istri Raffi Ahmad itu terlihat menyantap mi instan bersama putra sulungnya, Rafathar Malik Ahmad.

Cuplikan video tersebut salah satunya diunggah akun TikTok @moonel12 dan langsung menuai perhatian warganet. Pasalnya, mi instan yang dikonsumsi Nagita diduga tidak memiliki label halal.

Sorotan publik tertuju pada kemasan mi berwarna kuning yang disebut-sebut sebagai Ottogi Sesame Ramen White Egg. Berdasarkan penelusuran warganet, produk tersebut belum mengantongi sertifikasi halal di Korea Selatan.

Padahal, merek Ottogi sendiri diketahui memiliki beberapa varian mi instan yang telah bersertifikat halal dan dipasarkan di Indonesia. Namun, mi yang terlihat dalam video tersebut disebut berbeda dari varian halal yang beredar di Tanah Air.

Unggahan itu pun memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian netizen menyayangkan sikap Nagita yang dinilai kurang memperhatikan aspek kehalalan makanan, terlebih saat berada di luar negeri.

“Jujur urusan makanan enak Mama Gigi paling jago, tapi sembarangan banget kalau soal kehalalan makanan. Enggak ada yang negur atau ngajarin,” tulis akun @ininta.

Netizen lain bahkan menilai kejadian tersebut bukan yang pertama kali.
“Perasaan ibu ini sudah sering makan yang contains pork. Ini bukan yang pertama. Itu mi yang di Singapura sampai orang-orang pada ngiler pengin ikut nyoba, padahal pas ke sana stafnya bilang nonhalal,” tulis akun @kikukikukikuki.

Ada pula yang menyoroti peran Nagita sebagai figur publik.
“Bukan ngurusin, tapi sebagai public figure dia kan secara enggak langsung ngasih contoh,” tulis akun @lovelanguangeeee.

Terlepas dari perdebatan halal atau tidaknya mi yang dikonsumsi Nagita Slavina, kejadian ini menjadi pengingat bagi wisatawan Muslim yang bepergian ke negara mayoritas non-Muslim agar lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Jika ragu, disarankan untuk menanyakan langsung kepada penjual atau petugas terkait status kehalalan produk yang dikonsumsi.

Topik Menarik