Masalah Sampah di Tangsel, Benyamin: Penanganannya Bakal Diperkuat dari Hulu ke Hilir

Masalah Sampah di Tangsel, Benyamin: Penanganannya Bakal Diperkuat dari Hulu ke Hilir

Terkini | okezone | Kamis, 1 Januari 2026 - 22:54
share

TANGSEL – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengakui, masalah sampah menjadi pelajaran penting sekaligus titik balik dalam membenahi layanan publik. Kritik dan masukan masyarakat menjadi dasar untuk melakukan pembenahan.

“Masukan, kritik, dan keluhan warga kami jadikan dasar untuk melakukan perbaikan besar. Di tahun 2026, kami berkomitmen melakukan peningkatan layanan publik secara menyeluruh dan lebih terukur. Penanganan sampah akan kami perkuat dari hulu hingga hilir, dengan sistem yang lebih tertib, berkelanjutan, dan berorientasi pada kenyamanan warga,” ujarnya, dikutip Kamis (1/1/2026).

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kesabaran, kepedulian, serta kepercayaan terhadap pemerintah sepanjang 2025. Menurutnya, layanan publik adalah wajah pemerintah yang dirasakan langsung masyarakat setiap hari. 

“Ketika layanan itu belum berjalan baik, maka yang terganggu bukan hanya sistem, tetapi kenyamanan, kesehatan, dan rasa keadilan warga,” katanya. 

Benyamin juga mengaku masih ada keterbatasan dalam berbagai layanan baik itu administrasi kependudukan, perizinan, pendidikan, kesehatan, transportasi, ketertiban umum, kebersihan lingkungan, serta layanan digital. Dari seluruh layanan tersebut, persoalan sampah adalah yang paling terasa dampaknya bagi warga. 

“Ketika sampah menumpuk di jalan, menimbulkan bau, dan mengganggu aktivitas sehari-hari, saya memahami betul rasa tidak nyaman, kecewa, bahkan marah yang dirasakan masyarakat,” tuturnya.

“Atas kondisi itu, dari hati yang paling dalam, atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, saya menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh warga Tangerang Selatan. Ini adalah tanggung jawab kami, dan kami tidak akan menghindar dari persoalan ini,” imbuhnya.

Benyamin menekankan, pemerintahannya akan terus berbenah meningkatkan kualitas layanan publik lainnya di 2026. Menurutnya, ini bukan sekadar janji, namun tanggung jawab yang akan terus diawasi dan dievaluasi.

Pemerintah harus hadir, bekerja lebih cepat, dan melayani dengan hati. Tahun 2026, menurutnya, harus menjadi tahun perbaikan nyata, di mana masyarakat bisa merasakan perubahan dalam kualitas layanan publik.

“Perizinan akan terus kami sederhanakan dan percepat, layanan kesehatan promotif dan preventif akan terus ditingkatkan melalui Ngider sehat premium. kebersihan kota akan menjadi perhatian utama, serta layanan digital pemerintah akan kami kembangkan agar lebih terintegrasi, transparan, dan benar-benar memudahkan masyarakat,” ujarnya.

Ia pun meyakini dengan kebersamaan, pengawasan publik, dan kepercayaan masyarakat, Tangsel mampu bangkit dan menghadirkan layanan publik yang lebih baik, lebih adil, dan lebih bermartabat bagi seluruh warga.

Topik Menarik