Kecelakaan di Jombang, 2 Pemotor Luka-Luka Tertimpa Muatan Kayu Terlepas dari Truk

Kecelakaan di Jombang, 2 Pemotor Luka-Luka Tertimpa Muatan Kayu Terlepas dari Truk

Nasional | inews | Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:39
share

JOMBANG, iNews.id - Dua pengendara motor mengalami patah tulang setelah tertimpa balok kayu yang terlepas dari truk tronton di Jalan Raya Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026). Kecelakaan terjadi saat truk bermuatan puluhan kubik kayu melintas di jalan menikung.

Kedua korban yakni Ruslan Abdul Gani (56), warga Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, dan Dimas Ar Rasyid (29), warga Desa Menturus, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. Mereka terjatuh dari motor setelah tertimpa kayu yang terlepas dari ikatan muatan truk.

Saat kejadian, Ruslan mengendarai Honda Beat bernomor polisi S 5079 OBP, sedangkan Dimas mengendarai Honda Vario bernomor polisi S 3162 OBE. Keduanya melaju dari arah barat ketika truk tronton Hino bernopol L 9396 UO datang dari arah berlawanan.

Saat melintasi jalan menikung, tali pengikat muatan truk diduga putus. Akibatnya, sejumlah balok kayu terguling ke sisi kanan dan menimpa kedua pemotor. Sepeda motor korban juga mengalami kerusakan akibat tertimpa kayu.

Sopir truk, Hendra Dwi Santoso (32), mengaku sedang dalam perjalanan dari Gresik menuju wilayah Kabuh, Jombang, dengan membawa 25 meter kubik kayu olahan.

"Kaget pas di sini (lokasi), tali pengait putus dan menimpa dua sepeda motor dari arah berlawanan," katanya dikutip dari iNews Mojokerto, Minggu (18/10/2026).

Petugas Satlantas Polres Jombang yang tiba di lokasi kemudian mengevakuasi kedua korban ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis.

Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Nurul Iman mengatakan, korban Ruslan mengalami patah tulang pada tangan dan kaki kanan. Sementara itu, Dimas mengalami patah tulang kaki kanan.

Menurutnya, kecelakaan tersebut diduga dipicu putusnya tali pengikat muatan hingga kayu terguling dan menimpa dua sepeda motor matik.

"Penyebab pasti kejadian ini masih kami dalami," ucapnya.

Topik Menarik