Mahasiswi Ditemukan Tewas dengan Tangan dan Kaki Terikat di Kos Pinang Ranti

Mahasiswi Ditemukan Tewas dengan Tangan dan Kaki Terikat di Kos Pinang Ranti

Nasional | sindonews | Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:34
share

Mayat seorang wanita berinisial KDA menggegerkan warga Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026). Perempuan yang berstatus mahasiswa itu ditemukan dalam kondisi meninggal dengan tangan dan kakinya terikat tali rafia di sebuah kamar indekos.

"Korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia, muka sebelah kiri mengalami memar dan leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).

Dia menambahkan, temuan jenazah tersebut berawal dari pemilik indekos yang menerima aduan dari salah satu penghuni indekos miliknya tentang adanya bau tidak sedap dari salah satu kamar indekos. Kamar indekos tersebut sejatinya hendak disewa oleh seseorang yang mengaku bernama Daniel.

Baca juga: Bebas Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali Dijebloskan ke Lapas Malang

"Dikarenakan tidak ada kabar dari saudara Daniel, saksi berniat mengecek kost yang akan ditempati saudara Daniel. Sebelum mengecek kamar kost, saksi mendapat kabar dari penghuni kamar kost sebelah, menjelaskan kamar yang akan di sewa saudara Daniel tercium bau tidak sedap," tuturnya.

Dia menerangkan, kamar indekos yang mengeluarkan bau tidak sedap itu lantas dibuka pihak pemilik indekos bersama Ketua RT dan Babinkamtibmas menggunakan kunci duplikat. Saat dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak sudah tidak bernyawa di dalam kamar mandi dengan posisi terikat hingga akhirnya temuan itu diteruskan ke polisi.

"Kemungkinan (sudah) 3 hari (lalu) meninggalnya. (Soal dugaan pembunuhan atau bukan) Hal ini masih dalam penyelidikan, nanti kalau sudah ada informasi lanjutan kami sampaikan," terangnya.

Dia mengungkap, pemilik indekos sejatinya menjelaskan jika kamar indekos yang menjadi tempat temuan jenazah korban itu sebelumnya hendak disewa oleh seseorang yang mengaku bernama Daniel. Daniel datang pada Selasa, 6 Oktober 2026 lalu ke indekos tersebut untuk menyampaikan maksudnya menyewa indekos.

"Saudara Daniel mengaku (pada pemilik kos) bekerja di Steam depan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Dia menjelaskan akan membayar kosan pada Selasa, 06 Oktober 2026 pukul 17.00 WIB sekaligus akan menyerahkan fotokopi KTP miliknya," jelasnya.Dia membeberkan, pemilik indekos lantas menyerahkan kunci kamar indekos, tempat ditemukannya jenazah korban tersebut pada Daniel. Namun, hingga Kamis (8/10/2026) atau sampai jenazah korban ditemukan, Daniel tidak kunjung datang atau memberikan kabar kembali ke pemilik indekos.

Maka itu, kata Made, pemilik indekos berniat mengecek tempat indekos yang akan disewa Daniel tersebut, terlebih adanya aduan dari penghuni kos tentang adanya bau tidak sedap dari kamar indekos yang akan disewa Daniel itu. Hingga akhirnya, ditemukan wanita dalam kondisi telah meninggal dunia di kamar mandi.

Saat ini, polisi tengah mendalami peristiwa tersebut guna memastikan apakah wanita tersebut menjadi korban pembunuhan ataukah bagaimana. Polisi juga tengah memeriksa saksi-saksi guna membuat terang peristiwa itu.

Topik Menarik