Penyebab Ledakan Dapur Karyawan Mal di Jambi Lukai 6 Orang, Diduga akibat Kebocoran Gas

Penyebab Ledakan Dapur Karyawan Mal di Jambi Lukai 6 Orang, Diduga akibat Kebocoran Gas

Nasional | inews | Rabu, 23 September 2026 - 10:02
share

JAMBI, iNews.id - Ledakan melanda bangunan dapur karyawan sebuah pusat perbelanjaan di Kota Jambi, Selasa (22/9/2026) malam. Penyebab ledakan diduga dipicu kebocoran gas dari tabung elpiji 50 kilogram.

Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Simpang Tiga Sipin, Kecamatan Kota Baru. Sebanyak enam orang menjadi korban, yakni empat karyawan mal dan dua warga sekitar.

Kapolsek Kota Baru AKP Riko Saputra mengatakan seluruh korban mengalami luka bakar. Mereka telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis, sementara tidak ada korban meninggal dunia.

"Untuk korban ada enam orang, empat dari karyawan dan dua warga setempat. Mereka mengalami luka bakar, untuk korban jiwa nihil," ujarnya, Selasa (22/9/2026).

Dugaan kebocoran gas mencuat setelah warga sekitar mencium aroma gas dari bangunan dapur selama beberapa hari. Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada sekuriti mal untuk ditindaklanjuti.

Pihak sekuriti selanjutnya memanggil teknisi guna memeriksa sumber kebocoran. Namun, saat pemeriksaan berlangsung, diduga gas sudah memenuhi ruangan.

AKP Riko menjelaskan, ketika itu terdapat tiga orang di dalam ruangan. Tidak lama setelah sekuriti keluar dari bangunan terjadi ledakan.

"Indikasinya ada kebocoran gas. Warga melaporkan ke sekuriti sudah beberapa hari ada bau gas. Kemudian sekuriti memanggil teknisi. Saat dalam ruangan gas sudah menumpuk, ada tiga orang di dalam. Begitu sekuriti keluar terjadi ledakan," ucapnya.

Ledakan terjadi di bangunan yang difungsikan sebagai dapur tempat memasak makanan bagi karyawan. Bangunan tersebut berada di luar kompleks mal dan berdekatan dengan rumah warga.

"Ledakan terjadi lagi pengecekan. Lokasi itu dapur tempat masak karyawan," ujarnya.

Kerasnya ledakan menyebabkan bangunan dapur mengalami kerusakan. Warga sekitar yang berada tidak jauh dari lokasi juga sempat dikejutkan oleh suara ledakan tersebut.

Enam korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis. Empat korban diketahui merupakan karyawan mal, sedangkan dua lainnya warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.

Polisi langsung memasang garis polisi di sekitar bangunan untuk mengamankan lokasi. Petugas juga mengamankan tabung gas yang ditemukan di tempat kejadian sebagai bagian dari barang bukti.

Tim Inafis Polresta Jambi turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan sumber kebocoran dan penyebab pasti ledakan.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kejadian tersebut. Dugaan kebocoran gas masih menjadi indikasi awal, sedangkan hasil pemeriksaan tim Inafis akan menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengungkap penyebab ledakan secara lebih lengkap.

Topik Menarik