Akademisi Tanggapi Positif Reshuffle Menkeu
Keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih, Senin (14/9/2026), dengan menunjuk Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) mendapat respons positif dari kalangan akademisi.Guru Besar Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Prof. Marihot Manullang, menilai keputusan Presiden Prabowo menunjukkan ketegasan sekaligus responsivitas dalam menjaga efektivitas pemerintahan.
Menurut Prof. Marihot, Menkeu merupakan salah satu posisi strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap kebijakan fiskal, stabilitas ekonomi, kepercayaan pasar, dan persepsi publik. Karena itu, pergantian pada posisi tersebut membutuhkan keberanian sekaligus pertimbangan yang matang.
"Kami memandang keputusan Presiden Prabowo untuk melakukan reshuffle pada posisi Menteri Keuangan sebagai bentuk ketegasan kepemimpinan yang patut mendapatkan penghormatan. Reshuffle pada level strategis seperti ini bukan keputusan yang bisa diambil dengan mudah. Presiden menunjukkan bahwa beliau tidak ragu untuk mengambil langkah cepat ketika dinamika menuntut penyesuaian," kata Prof. Marihot Manullang dalam keterangan tertulis dikutip, Rabu (16/9/2026).
Ia menilai keputusan tersebut juga relevan dilihat dari perspektif manajemen strategi. Menurutnya, pemimpin yang efektif bukan hanya mampu mempertahankan stabilitas, tetapi juga harus berani melakukan penyesuaian ketika organisasi membutuhkan penguatan.
"Dalam manajemen strategis, kemampuan seorang pemimpin untuk melakukan penyesuaian komposisi tim di waktu yang tepat adalah salah satu penanda utama kematangan kepemimpinan. Presiden Prabowo memperlihatkan bahwa beliau membaca dinamika dengan seksama, dan ketika penyesuaian diperlukan, beliau bergerak tanpa keraguan," katanya.Gambaran tersebut turut tercermin dalam perdagangan saham pada hari pelantikan, Senin (14/9/2026), Meski IHSG ditutup melemah tipis 0,10 persen, indeks sektor keuangan justru menguat 0,55 persen. Penguatan juga terlihat pada sejumlah saham perbankan besar.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI tercatat menguat 3,98. Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI naik 3,20, sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI menguat 1,83. Saham PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA juga tercatat naik 2,77.
Pergerakan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pergantian Menteri Keuangan miliki respon positif di saham sektor keuangan.










