Pengacara Jokowi Sebut Strategi Praperadilan Roy Suryo Berubah usai Terbit SEMA: Kapalnya Goyang

Pengacara Jokowi Sebut Strategi Praperadilan Roy Suryo Berubah usai Terbit SEMA: Kapalnya Goyang

Nasional | sindonews | Selasa, 8 September 2026 - 21:27
share

Kuasa hukum Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara menilai strategi hukum Roy Suryo berubah setelah terbit Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) terkait praperadilan. Rivai pun menyinggung pernyataan salah satu pengacara Roy Suryo yang sebelumnya berencana mengajukan praperadilan hingga 10 kali.

"Apakah ini membuat siap tidak siap juga menurut saya paling tidak kapalnya goyang, yang tadinya berencana untuk menunda-nunda, mengulur-ulur, ya kan, ternyata berubah cuaca," kata Rivai dalam program Rakyat Bersuara bertajuk "Segera Disidang, Roy Siap?" yang disiarkan iNews, Selasa (8/9/2026),

Rivai mengatakan dirinya menduga langkah praperadilan tersebut merupakan strategi untuk mengulur waktu antara perkara dokter Tifa dan Roy Suryo.

Baca juga: Praperadilan Jilid V Roy Suryo Jadi yang Terakhir, Siap Hadapi Sidang Pokok Perkara

"Dan faktanya juga yang tadinya diinfo juga saya menduga bahwa ini strategi untuk mengulur antara perkara Bu Tiffa dengan perkara Pak Roy, agar Pak Roy bisa mengeksploitir hal-hal di pembuktian Ibu Tiffa, ternyata sekarang berubah," ujarnya.

Selain itu, Rivai turut menyinggung kemungkinan persidangan Roy Suryo dan dokter Tifa yang dijadwalkan pada 17 September 2026 diperiksa secara bersamaan.

"Boleh-boleh saja keberatan, tapi hakim juga punya kewenangan untuk memeriksa satu orang saksi secara bersamaan karena ini kembali lagi untuk peradilan yang cepat, sederhana, dan murah," katanya.

Menurut Rivai, pemeriksaan perkara yang memiliki keterkaitan secara bersamaan bukan hal yang baru dalam praktik peradilan. "Setelah praperadilan sekian lama ternyata sidangnya bersamaan nih di tanggal 17 September ya Pak Roy ya? Rencana 17 September," ucapnya.

Topik Menarik