Prabowo Instruksikan Mensesneg hingga Menkeu Perkuat Armada Pemadam Karhutla

Prabowo Instruksikan Mensesneg hingga Menkeu Perkuat Armada Pemadam Karhutla

Nasional | sindonews | Senin, 7 September 2026 - 16:58
share

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia. Prabowo meminta jajaran kementerian terkait untuk mengedepankan prinsip preventif dengan memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai sebelum kebakaran terjadi.

Hal ini disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas (Ratas) terkait penanganan bencana yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Prabowo melihat reaksi pemerintah terhadap kebakaran hutan sudah cukup masif. Meskipun, ia mengakui ada sejumlah lokasi yang masih mengalami keterlambatan dalam penanganannya.

Baca juga: Rapat Terbatas Penanganan Bencana, Prabowo: Kita Harus Siap!

"Tapi itu kita catat untuk selanjutnya kita mengambil langkah-langkah yang antisipatif. Saya minta pemikiran kita dalam perencanaan kita gunakan prinsip ya, lebih baik lebih daripada kurang," kata Prabowo dalam arahannya.Prabowo menginstruksikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Menteri Keuangan (Menkeu), dan Menteri Bappenas untuk segera berkoordinasi dalam pengadaan alat-alat vital. Prabowo menekankan bahwa penguatan armada operasional seperti helikopter, pompa air, hingga alat pemadam kebakaran harus menjadi prioritas.

Lihat video: ISPA MELONJAK! Karhutla Bikin Gangguan Pernapasan Naik 80 Persen

"Lebih banyak helikopter lebih baik, lebih banyak pompa air lebih baik, lebih banyak pemadam kebakaran lebih baik. Jadi kita siap sebelum kejadian," ujarnya.

Selain alat berat berskala besar, Presiden juga menyoroti kebutuhan di tingkat akar rumput. Prabowo meminta pengadaan ekskavator kecil di desa-desa yang memiliki kerawanan tinggi terhadap karhutla. Prabowo memandang, langkah ini perlu dituangkan dalam sebuah skema besar yang terintegrasi. "Jadi kita bikin nanti suatu persiapan master plan yang menyeluruh dan yang masif," tuturnya melanjutkan.

Topik Menarik