El Nino Diprediksi Berlangsung hingga Awal Tahun 2027, Pramono Perintahkan Jajaran Siapkan Mitigasi

El Nino Diprediksi Berlangsung hingga Awal Tahun 2027, Pramono Perintahkan Jajaran Siapkan Mitigasi

Nasional | sindonews | Rabu, 2 September 2026 - 10:38
share

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin Apel Jaga Jakarta Dalam Rangka Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Kemarau di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026) pagi. Dalam sambutannya, Pramono menyebut El Nino berlangsung hingga awal tahun 2027.

"Berdasarkan prediksi BMKG, puncak kemarau terjadi pada bulan Agustus sampai dengan September tahun 2026, dengan fenomena El Nino yang masih berlangsung hingga awal tahun 2027," kata Pramono.

Pramono menyebut kondisi kemarau panjang sangat berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari kekeringan, kebakaran, penurunan kualitas udara, hingga ancaman terhadap kesehatan masyarakat. "Pada saat yang sama, musim kemarau dengan kondisi cuaca yang semakin panas dan kering meningkatkan risiko kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat," ujarnya.

Baca Juga: Belgis Habiba Greenpeace Indonesia: El Nino Bukan Penyebab Kebakaran

Oleh karenanya, ia meminta jajaran Pemprov DKI Jakarta selalu siaga menghadapi perubahan cuaca dengan menyiapkan langkah mitigasi. Sebagai contoh menyiapkan ketersediaan air, pencegahan kebakaran, dan respons cepat hingga tingkat wilayah."Dalam menghadapi kondisi ini, Saudara-saudara sekalian, saya tidak ingin seluruh jajaran baru bergerak setelah persoalan terjadi," jelasnya.

Pramono juga mengajak masyarakat ikut bersama menjaga lingkungannya saat musim kemarau. Hal yang bisa dilakukan warga seperti menggunakan air secara bijak hingga mencegah potensi kebakaran.

"Tidak membuang puntung rokok sembarangan dan memastikan ketersediaan APAR, serta segera melaporkan kepada aparat apabila terdapat potensi kebakaran."

Topik Menarik