Truk Bermuatan Kuda Masuk Jurang di Magelang, 6 Orang Luka-Luka
MAGELANG, iNews.id – Kecelakaan tunggal menimpa truk bernomor polisi AB 8075 PK di jalur Magelang-Wonosobo, tepatnya di Dusun Kawatan, Desa Kuwaderan, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026) petang. Truk tersebut meluncur bebas dan terperosok ke dalam jurang sedalam lima meter akibat rem tangan tidak kuat menahan beban.
Akibat kejadian itu, enam orang luka-luka, tiga di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit di Yogyakarta. Sedangkan empat penumpang lainnya selamat.
Kecelakaan bermula saat truk bermuatan kuda yang dikemudikan oleh Sarwini melaju dari arah Wonosobo menuju Magelang dengan tujuan akhir Kabupaten Bantul, DIY. Tiba di lokasi kejadian dengan kontur jalan menurun, pengemudi menghentikan kendaraan di tepi jalan untuk membetulkan tali pengait kuda yang terlepas di bak belakang.
Namun nahas, saat pengemudi turun, rem tangan (handrem) truk tidak mampu menahan beban berat kendaraan beserta muatannya. Truk yang ditumpangi 10 orang itu seketika meluncur tak terkendali mundur hingga masuk ke dasar jurang.
"Dugaan awal terjadinya laka tunggal ini karena handrem tidak kuat menahan beban. Akhirnya kendaraan meluncur dan terjadi kecelakaan tunggal masuk ke jurang. Untuk penumpang sendiri ada 10 orang, di mana enam korban mengalami luka-luka dan empat lainnya selamat," kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang, Iptu Ricky Sari Hartono, Sabtu (29/8/2026).
Proses evakuasi berlangsung intensif melibatkan tim gabungan dari Basarnas Unit Borobudur, Damkar, BPBD, relawan, serta aparat kepolisian. Medan jurang yang cukup curam menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam mengevakuasi seluruh korban dan muatan kuda dari dasar jurang.
Seluruh korban luka yang berjumlah enam orang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bukit Menoreh, Kecamatan Salaman, menggunakan ambulans yang bersiaga di lokasi.
Berdasarkan data penanganan medis, tiga dari enam korban luka dalam kondisi stabil. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka cukup serius, yakni satu orang menderita patah tulang tangan, satu orang patah tulang rusuk, dan satu orang mengalami dislokasi tangan.
Rencananya, ketiga korban dengan luka berat tersebut akan langsung dirujuk ke rumah sakit di Yogyakarta untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kasus kecelakaan tunggal ini kini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Magelang.









