Kawasan Gunung Bromo Dilanda Kebakaran, 2 Pintu Masuk Wisata Ditutup

Kawasan Gunung Bromo Dilanda Kebakaran, 2 Pintu Masuk Wisata Ditutup

Nasional | sindonews | Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:49
share

Kebakaran lahan melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Api terlihat muncul di kawasan TNBTS dan terlihat wisatawan yang datang ke area taman nasional hingga membuat sejumlah pintu masuk kawasan wisata Gunung Bromo ditutup.

Titik api muncul di Blok Bantengan yang berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur pada Senin sore (3/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca juga: Fakta Baru Terungkap, Ternyata Kebakaran Gunung Bromo Sudah Berlangsung 2 Hari

"Memang benar adanya kemunculan titik api kejadian kebakaran hutan di Blok Bantengan, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, pada tanggal 3 Agustus 2026, pada pukul 17.00 WIB," kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, saat dikonfirmasi dikutip Selasa (4/8/2026).

Meski demikian, belum diketahui luasan area yang terbakar di lokasi. Tim gabungan disebut Rudi masih melakukan pemantauan dan menganalisa untuk proses pemadaman, sebab kondisi di lapangan juga gelap sehingga menyulitkan petugas.

"Tim masih fokus pemadaman, jadi belum bisa mengira - ngira juga. karena kondisi malam juga jadi mapping juga masih sulit," ujarnya.

Baca juga: Gunung Bromo Kembali Terbakar, Api Terekam Membara!

Rudi sapaan akrabnya menyatakan, kebakaran hutan itu membuat akses wisatawan dari Coban Trisula, Kabupaten Malang, dan Senduro, Kabupaten Lumajang, ditutup total. Penutupan disebabkan tim gabungan yang memastikan keselamatan dan kenyamanan wisatawan selama proses pemadaman.

"Penutupan diberlakukan sejak Senin tanggal 3 Agustus 2026 mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan," ucapnya.Wisatawan yang masuk disebut Rudi dialihkan ke dua pintu masuk melalui Wonokitri, Kabupaten Pasuruan, dan Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo. Selain itu, wisatawan tidak diperkenankan masuk ke kawasan Savana.

"Pengunjung hanya dapat masuk ke dalam Kawasan Wisata Bromo melalui pintu Cemoro Lawang (Probolinggo) dan Wonokitri (Pasuruan) dengan batasan yang boleh dikunjungi adalah area Lautan Pasir, dan tidak diperkenankan berkunjung di area Savana," jelasnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata agar menjaga Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dari kebakaran hutan dengan memperhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama.

Sebagai informasi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berada di empat kabupaten dengan empat pintu masuk. Pintu masuk dari Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, kemudian pintu masuk Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Selanjutnya, dua pintu masuk lainnya yakni pintu masuk Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, dan pintu masuk Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, yang juga jadi pintu masuk ke Gunung Semeru.

Topik Menarik