PM Thailand Kunjungi Indonesia, Rekayasa Lalin Dilakukan di 10 Ruas Jalan Ini

PM Thailand Kunjungi Indonesia, Rekayasa Lalin Dilakukan di 10 Ruas Jalan Ini

Berita Utama | sindonews | Senin, 3 Agustus 2026 - 07:12
share

Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul akan melakukan kunjungan kenegaraannya ke Indonesia mulai hari ini hingga Selasa (4/8/2026). Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas di 10 ruas jalan protokol Jakarta selama kunjungan kenegaraan PM Anutin tersebut.

"Indonesia menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand, Anutin Charnvirakul dan akan diadakan rangkaian acara kenegaraan pada Senin-Selasa, 3 s.d 4 Agustus 2026," demikian keterangan yang disampaikan TMC Polda Metro Jaya, dikutip Senin (3/8/2026).

Polisi menyebutkan, akan ada 10 ruas jalan yang akan dilintasi tamu kenegaraan. Kesepuluh ruas jalan tersebut yakni Jalan Raya Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Trunojoyo.

"Rekayasa lalu lintas hanya akan dilakukan pada saat rangkaian tamu kenegaraan melintas."

Baca Juga: Taipan Anutin Charnvirakul Dilantik Jadi PM Thailand, Thaksin Terbang ke DubaiPihak kepolisian juga mengimbau agar para pengguna jalan untuk tetap patuh dan menjaga keselamatan saat berkendara.

Lawatan PM Thailand Anutin Charnvirakul menandai kunjungan resmi pertama seorang PM Thailand ke Indonesia dalam 15 tahun terakhir. Selama berada di Jakarta, Anutin akan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan.

Juru Bicara Pemerintah Thailand Rachada Dhnadirek mengatakan pemerintah Bangkok ingin memanfaatkan pertemuan tingkat pemimpin untuk mendorong realisasi berbagai proyek konkret yang memberikan manfaat langsung bagi kedua negara.

"Kunjungan ini bukan hanya tentang memperkuat persahabatan antara kedua pemimpin, tetapi juga tentang mengubah hubungan baik menjadi peluang untuk perdagangan, investasi, dan peningkatan pendapatan," ucap dia dalam sebuah pernyataan.

Menurutnya, hubungan yang semakin erat akan membuka akses lebih luas bagi produk dan jasa Thailand ke pasar Indonesia, memperkuat rantai pasok kawasan, serta mendorong investasi dua arah. "Pemerintah ingin kebijakan luar negeri memperkuat perekonomian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara nyata," kata Rachada.Selain membahas hubungan bilateral, Anutin dan Prabowo juga dijadwalkan bertukar pandangan mengenai penguatan persatuan ASEAN di tengah perubahan ekonomi global, ancaman kejahatan lintas negara, serta dinamika geopolitik.

Kedua pemimpin juga akan mendiskusikan kerja sama di bidang konektivitas kawasan, ketahanan pangan, energi, pembangunan berkelanjutan, serta upaya menjaga Asia Tenggara tetap menjadi kawasan yang damai, stabil, dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi.

Pada hari kedua kunjungannya, Anutin akan menghadiri forum bisnis yang digelar Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bersama Kamar Dagang Thailand di Indonesia. Forum tersebut ditujukan untuk mempertemukan pelaku usaha kedua negara guna membuka peluang perdagangan dan investasi baru.

Anutin melanjutkan agenda ke Sekretariat ASEAN untuk bertemu Sekretaris Jenderal ASEAN. Di Sekretariat ASEAN, Anutin akan menyampaikan pidato kebijakan luar negeri mengenai visi Thailand membangun ASEAN yang bersatu, tangguh secara ekonomi, berorientasi pada masyarakat, serta mampu mewujudkan pertumbuhan yang seimbang dan berkelanjutan.

Topik Menarik