Identitas 3 Korban Tewas Ambulans Tabrak Truk di Tol Pekanbaru, Salah Satunya Perawat

Identitas 3 Korban Tewas Ambulans Tabrak Truk di Tol Pekanbaru, Salah Satunya Perawat

Nasional | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 18:03
share

PEKANBARU, iNews.id - Identitas tiga korban tewas kecelakaan ambulans tabrak truk trailer di Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) KM 25/800 Jalur B akhirnya terungkap. Salah satu korban merupakan tenaga kesehatan bernama Winda Handasari (37).

Kecelakaan maut itu terjadi Senin (8/6/2026) dini hari. Ambulans bernomor polisi BM 7113 P menabrak truk trailer bernomor polisi B 9694 UIZ hingga terbalik.

Tiga korban tewas dalam kecelakaan tersebut seluruhnya merupakan penumpang ambulans. Mereka yakni Ade Misra (38), Kasih Afrianti (38) dan perawat Winda Handasari (37).

Sementara itu, sopir ambulans bernama Doni Afrizal (39) dilaporkan selamat. Dia hanya mengalami luka ringan setelah ambulans yang dikemudikannya terlibat kecelakaan di ruas Tol Permai.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan, kecelakaan bermula saat ambulans melaju dari arah Bathin Solapan. Kendaraan tersebut diduga hilang kendali sebelum menghantam truk trailer di depannya.

"Kecelakaan diduga kuat akibat ambulans hilang kendali (off control) saat melaju dari arah Bathin Solapan. Mobil ambulans tersebut menghantam bagian samping kiri di depannya hingga terbalik," ujarnya, Senin (8/6/2026).

Benturan keras membuat ambulans terbalik di lokasi kejadian. Tiga penumpang yang berada di dalam ambulans meninggal dunia di tempat.

Petugas kemudian mengevakuasi para korban dari lokasi kecelakaan. Sopir ambulans Doni Afrizal yang selamat juga mendapat penanganan karena mengalami luka ringan.

Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Petugas mengevakuasi korban dan mengamankan jalur tol agar lalu lintas tetap terkendali. Kerusakan kendaraan akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp50 juta. Ambulans mengalami kerusakan setelah menghantam bagian samping kiri truk trailer.

Polisi masih mendalami penyebab pasti ambulans hilang kendali. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum kecelakaan terjadi.

Seusai kecelakaan, sopir truk trailer disebut langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Polisi meminta pengemudi truk tersebut segera menyerahkan diri.

Penyelidikan kini dilakukan untuk mencari keberadaan sopir truk trailer yang kabur. Keterangan sopir truk dibutuhkan untuk melengkapi kronologi kecelakaan. Kasus kecelakaan maut ini ditangani Unit Laka Polsek Kandis, Polres Siak. Petugas masih melakukan penyelidikan intensif terkait insiden tersebut.

Topik Menarik