Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Cikarang-Kampung Bandan di Bekasi
Seorang pejalan kaki tewas usai tertemper kereta api (KA) rangkaian Plb 6043A relasi Cikarang-Kampung Bandan di KM 29+800 petak jalan Tambun-Bekasi. Insiden ini terjadi pada Jumat (22/5/2026) sekira pukul 14.25 WIB.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyampaikan peristiwa ini awalnya dilaporan oleh masinis dan ditindaklanjuti dengan mengerahkan petugas KAI menuju ke lokasi kejadian. Di lokasi, petugas melakukan pengamanan, pemeriksaan sarana, serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses penanganan korban.
“Kami turut berduka atas kejadian ini. KAI segera melakukan penanganan di lokasi sesaat setelah laporan diterima, sekaligus memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan aman,” ujar Franoto dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Baca juga: Jakarta Barat Dijuluki Gotham City, Kenneth DPRD Mau Jadi Batman
Ia menyebut, petugas melakukan pemeriksaan rangkaian kereta sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Korban ia sampaikan langsung dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi.Atas insiden ini, Franoto mengingatkan masyarakat agar tidak berada maupun beraktivitas di jalur rel kereta api. Sebab area tersebut diperuntukkan khusus bagi operasional perkeretaapian dan memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan.
“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur rel demi menghindari kejadian serupa,” pungkasnya.










