Kronologi 2 Bocah Kakak Adik Tenggelam di Kubangan Sungai Bodri Kendal Sedalam 2 Meter

Kronologi 2 Bocah Kakak Adik Tenggelam di Kubangan Sungai Bodri Kendal Sedalam 2 Meter

Nasional | inews | Minggu, 17 Mei 2026 - 19:05
share

KENDAL, iNews.id - Peristiwa tragis menimpa dua bocah kakak beradik di Desa Puguh, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2026) sore. Keduanya ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan Sungai Bodri Kanan yang berada tidak jauh dari permukiman warga.

Korban diketahui bernama Afkar Nurdiansyah Pradikta (8) dan sang adik, Alvino Daffa Muwaffaq (6). Kedua bocah tersebut ditemukan mengambang di kubangan sungai dengan kedalaman sekitar dua meter.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat paman korban pulang bekerja dan hendak mencari kedua keponakannya untuk persiapan sekolah.

Namun saat proses pencarian berlangsung, paman korban mendapat kabar dari warga mengenai adanya anak kecil yang terlihat mengapung di kubangan Sungai Bodri Kanan.

Mendengar informasi tersebut, dua saksi langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Saat tiba di tempat kejadian perkara, mereka terkejut karena anak yang ditemukan ternyata merupakan dua bocah yang sedang dicari keluarga.

Kapolsek Pegandon, AKP Nugroho, membenarkan peristiwa tenggelamnya dua kakak beradik tersebut.

“Korban sempat dibawa ke Puskesmas Pegandon untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, keduanya dinyatakan sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Usai ditemukan, kedua korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Pegandon. Namun nyawa keduanya tidak berhasil diselamatkan.

Dari hasil pemeriksaan medis, polisi memastikan tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban. Keduanya diduga meninggal dunia akibat tenggelam.

Menurut AKP Nugroho, kondisi Sungai Bodri Kanan saat kejadian sebenarnya tidak sedang berarus deras. Akan tetapi, di lokasi terdapat kubangan cukup dalam yang diduga menjadi tempat kedua korban tenggelam.

“Di lokasi terdapat kubangan dengan kedalaman kurang lebih dua meter,” katanya.

Kabar meninggalnya dua bocah kakak beradik itu langsung membuat suasana Desa Puguh dipenuhi duka. Warga berdatangan ke rumah korban untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Tangis keluarga pecah saat jenazah kedua bocah malang tersebut tiba di rumah duka untuk disemayamkan.

Topik Menarik