Masyarakat Takut Lihat Informasi Hantavirus di Medsos, Legislator Jakarta: Pemerintah Harus Beri Edukasi

Masyarakat Takut Lihat Informasi Hantavirus di Medsos, Legislator Jakarta: Pemerintah Harus Beri Edukasi

Nasional | sindonews | Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:59
share

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Yudha Permana meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah mitigasi terkait penyebaran Hantavirus. Ia juga meminta agar edukasi virus tersebut diperkuat agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kekhawatiran warga mulai meningkat setelah beredarnya berbagai informasi mengenai Hantavirus di media sosial (medsos). "Masyarakat sekarang banyak takut setelah melihat informasi di medsos. Pemerintah harus hadir memberikan edukasi yang jelas, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan," ujar Yudha dalam keterangannya, dikutip Sabtu (16/5/2025).

Yudha mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan dan sistem penanganan apabila kasus Hantavirus berkembang lebih luas. "Harapannya tentu tidak sampai meluas. Tapi pemerintah tetap harus siap mengantisipasi kemungkinan terburuk," ucap Yudha.

Baca Juga: Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Kemenkes Pastikan Situasi Masih Terkendali

Menurut Yudha, potensi penyebaran Hantavirus tidak boleh dianggap remeh. Untuk itu, pemerintah diminta segera menyiapkan langkah antisipasi secara serius.Yudha mengingatkan, pengalaman Covid-19 harus menjadi pelajaran penting agar pemerintah lebih sigap menghadapi ancaman penyakit menular baru. Untuk itu, ia meminta Pemprov DKI bersama pemerintah pusat segera melakukan kajian mendalam terkait potensi penyebaran virus tersebut.

"Nah, ini harus ada kajian khusus dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pemerintah pusat. Intinya harus siap sedia payung sebelum hujan, belajar dari pengalaman Covid-19," pungkas Yudha.

Diberitakan sebelumnya, kasus hantavirus dikabarkan sudah mulai terdeteksi di DKI Jakarta. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan memastikan bahwa kasus hantavirus yang ditemukan di DKI Jakarta saat ini masih dalam kondisi terkendali.

Pemerintah juga telah melakukan penanganan dan pemantauan terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan seluruh kontak erat pasien kini sedang menjalani pemantauan kesehatan selama 14 hari. "Kita akan pantau sampai benar-benar yakin dan bisa dipastikan bahwa yang bersangkutan sudah aman," ujar Menkes Budi dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (12/5/2026).

Topik Menarik