Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Dubes Yordania, Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Yordania untuk Indonesia H.E. Sudqi Al Omoush di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka mempererat hubungan persahabatan sekaligus meningkatkan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Kerajaan Yordania.
Dalam agenda itu, kedua pihak membahas sejumlah kerja sama strategis di sektor pertahanan. Fokus pembahasan meliputi pendidikan militer, kerja sama antarmatra, hingga peluang peningkatan kapasitas sumber daya pertahanan kedua negara.
“Saya menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Yordania untuk Indonesia bersama Defence Attaché Yordania dalam rangka memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Kerajaan Yordania," kata Sjafrie, dikutip Jumat (8/5/2026).
Baca juga: Kerja Sama Pertahanan RI-Jepang, Sjafrie: Kita Perlu Tukar Menukar Informasi Perkembangan Strategis
Siap Bertemu JK, Ade Armando: Saya Akan Katakan Tidak Fitnah Bapak, Tak Provokasi Umat Islam-Kristen
Menurut Sjafrie, Pemerintah Indonesia juga menyambut positif komitmen Kerajaan Yordania dalam mendukung peningkatan profesionalisme prajurit TNI melalui kolaborasi yang dinilai konkret dan saling menguntungkan bagi kedua negara."Dalam pertemuan ini, kami membahas sejumlah agenda kerja sama pertahanan, seperti pendidikan militer, kerja sama antarmatra, serta peluang peningkatan kapasitas sumber daya pertahanan kedua negara. Indonesia menyambut baik komitmen Yordania untuk terus mendukung peningkatan profesionalisme prajurit TNI melalui kerja sama yang konkret dan saling bermanfaat,” sambungnya
Lihat video: Menhan Sjafrie: Kapal Selam Otonomous (KSOT) 100 Desain Anak Bangsa
Pada kesempatan tersebut, Sjafrie didampingi Irjen Kemhan, Kabaloghan Kemhan, serta Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo. Sementara itu, Duta Besar Kerajaan Yordania untuk Indonesia turut hadir bersama Defence Attaché Yordania.Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan kerja sama pertahanan Indonesia dengan negara-negara sahabat di kawasan Timur Tengah, termasuk dalam pengembangan kapasitas personel dan penguatan hubungan bilateral.










