Heboh! Motor Terbakar di Tengah Jalan Ramai di Jombang, Diduga Akibat Tangki Bocor
JOMBANG, iNews.id - Sebuah motor terbakar menghebohkan warga Jalan Ahmad Yani, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026) pukul 18.50 WIB. Kendaraan tersebut tiba-tiba mengeluarkan percikan api sebelum akhirnya dilalap kobaran api di tengah jalan.
Motor jenis Honda Win bernomor polisi DK 4372 ABW itu dikendarai Dimas (20). Saat kejadian, dia tengah melaju seorang diri ke arah utara.
Insiden bermula saat muncul percikan api dari bagian tangki yang diduga bocor. Menyadari hal tersebut, pengendara langsung menepikan kendaraannya. Namun dalam hitungan detik, api membesar dan mulai melahap bagian mesin. Situasi ini membuat panik pengendara dan warga sekitar.
Dimas dengan cepat menjauh untuk menyelamatkan diri. Dia bersama warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya, namun tidak berhasil.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran. Respons cepat langsung dilakukan oleh Damkar Pos Mojoagung.
Petugas datang ke lokasi dengan satu unit fire pumper truck. Mereka segera melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih luas. Kondisi ini juga mencegah potensi bahaya bagi pengguna jalan lainnya.
Koordinator Pos Damkar Mojoagung Rizal Maulana menjelaskan kondisi setelah kejadian.
"Api sudah padam dan penanganan selesai. Tidak ada korban, namun kendaraan motor hangus terbakar," kata Rizal Maulana dikutip dari iNews Mojokerto, Senin (6/4/2026).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden motor terbakar di Jombang ini menyebabkan kerugian material jutaan rupiah. Bagian mesin kendaraan dilaporkan hangus terbakar.
Petugas mengamankan kendaraan untuk penanganan lebih lanjut. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran tangki bahan bakar.
Rizal Maulana mengimbau masyarakat untuk lebih waspada sebelum berkendara. Pemeriksaan kondisi kendaraan, terutama tangki bahan bakar, dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.










