Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Menteri dan Tokoh Agama Mulai Berdatangan
Para menteri Kabinet Merah Putih hingga tokoh agama mulai berdatangan menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Agenda ini juga bakal dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Para undangan yang terdiri dari menteri, pejabat negara, hingga tokoh agama mulai berdatangan termasuk di antaranya pakar tafsir Al-Qur’an Quraish Shihab.
Dia akan memberikan tausiyah mengenai pesan damai. Menurut informasi, sebanyak 250 undangan akan hadir
Baca juga:Nuzulul Qur'an, Pengertian, Sejarah dan Keutamaannya
"Ya didengar saja (tausiyahnya). Tentang Nuzulul Qur'an. Ya tentang (pesan) damai, biar damai," ujar Quraish Shihab di Kompleks Istana Kepresidenan.Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan bahwa agenda ini momentum memperingati turunnya wahyu Al-Qur'an.
"Kita diundang untuk mengikuti Nuzulul Qur'an sebagai momentum kenegaraan untuk memperingati turunnya wahyu Al-Qura’n di bulan suci yang penuh keberkahan dan penuh hidayah ini," tutur Cak Imin.
Dia menambahkan 10 hari terakhir Ramadan perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan spiritual bangsa. Sementara, rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dari Surah Al-Hasyr ayat 21–24 oleh qari muda berprestasi M Zian Fahrezi yang baru saja meraih juara pertama Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Al-Ameed ke-3 di Karbala, Irak, pada 2026.
Selanjutnya, Presiden Prabowo juga akan memberikan taklimatnya pada peringatan Nuzulul Qur'an kali ini.










