Bahas Desain Pemilu 2029, Komisi II DPR Undang Jimly Asshiddiqie hingga Refly Harun
JAKARTA – Komisi II DPR RI kembali mengundang sejumlah pihak untuk membahas desain kepemiluan. Pembahasan tersebut digelar di ruang rapat Komisi II, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Adapun pihak yang dihadirkan dalam audiensi bersama Komisi II DPR di antaranya Jimly Asshiddiqie, Mahfud MD, dan Refly Harun.
Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan bahwa semua pihak memiliki kepentingan untuk menghadirkan Pemilu 2029 dan pemilu-pemilu berikutnya menjadi jauh lebih baik, sehingga demokrasi konstitusional di Indonesia dapat semakin mapan ke depan.
“Banyak yang mengkritik, Prof, kenapa panjanya belum dibentuk tetapi stakeholders sudah diundang ke Komisi II DPR RI,” kata Rifqi saat membuka rapat.
Legislator dari Partai NasDem itu menjelaskan, bahwa Komisi II tengah menyusun strategi legislasi dengan terlebih dahulu mendengar sebanyak mungkin pandangan dan masukan dari masyarakat.
“Dari pikiran, pandangan, dan kritik itu akan muncul daftar inventaris masalah. Dari DIM yang muncul nanti akan kami buat usulan-usulan norma untuk kemudian dirumuskan menjadi norma,” ujarnya.
Dengan demikian, ketika panitia kerja (Panja) dibentuk, Komisi II berharap daftar inventaris masalah (DIM) dari para ahli, pakar, hingga organisasi non-pemerintah (NGO) sudah tersusun dengan baik.
“Termasuk ada 22 putusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 yang juga menjadi bagian penting dalam pembahasan ini,” tutur Rifqi.
“Dan mudah-mudahan panjanya tidak terlalu lama dibentuk. Karena panja nantinya akan menjadi forum diskusi yang lebih terarah berdasarkan DIM yang telah diberi masukan oleh para pakar,” pungkasnya.










