Jokowi Ungkap Isi Pertemuan Prabowo: Bahas BoP hingga Tarif Dagang AS
Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan mantan Presiden dan Wakil Presiden, beberapa waktu lalu. Jokowi menyebut ada dua hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut.
"Bapak Presiden menjelaskan mengenai dua hal besar yaitu mengenai masuknya Indonesia ke Board of Peace (BoP) dan yang kedua mengenai tarif dagang Indonesia-Amerika," ujar Jokowi saat dijumpai di kediaman Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jumat (6/3/2026).
Baca juga: Ungkap Kejanggalan Ijazah Jokowi yang Bawa Kader PSI, Dokter Tifa: Usia Ijazah Belum 40 Tahun
Mengenai BoP, Prabowo menyampaikan bahwa perlunya berada di dalam forum itu untuk membangun sebuah dialog yang baik agar dunia menjadi lebih damai.
Sedangkan, soal tarif dagang, Prabowo menjelaskan bahwa justru yang lebih banyak adalah yang 0 persen. Sebab ada 1.800 item komoditi barang yang diberikan bebas tarif 0 persen. "Ini yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat," ucapnya.
Menurut Jokowi, pentingnya tarif bagi Indonesia agar ekspor ke Amerika semakin banyak. Sebab, saat ini Indonesia dengan Amerika sudah surplus."Seingat saya kurang lebih 18 billion US dollar. Saya kira ini angka yang besar dan bisa kita tingkatkan lagi surplusnya," katanya.Dalam pertemuan, semua menyampaikan pendapat dan memberikan saran. Seperti Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Boediono, KH Ma’ruf Amin, ketua umum partai, dan mantan Menteri Luar Negeri.
"Semuanya memberikan masukan yang menurut saya sangat baik. Forum-forum seperti itu dilakukan secara rutin," ucapnya.










