Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Rp85,6 Miliar, Ini Rinciannya
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq memiliki harta kekayaan Rp85.623.500.000 atau Rp85,6 miliar. Hal tersebut berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Fadia pada 30 Maret 2025 untuk laporan periodik 2024.
Diketahui, KPK resmi mengumumkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Penetapan ini seusai yang bersangkutan terjaring OTT di Semarang pada Selasa (3/3/2026).
FAR mengaku lebih banyak mengurusi fungsi seremonial daripada birokrasi. Hal itu dikatakan Fadia saat diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Baca juga: Roller Coaster Fadia Arafiq: dari Penyanyi Dangdut, Jabat Bupati, hingga Ditangkap KPK
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan, Fadia mengaku dulunya sebagai pedangdut, sehingga tidak banyak tahu soal birokrasi.Kronologi Anak Kandung Bunuh Ibunya, Kakak, dan Adik dengan Disuapi Racun Tikus di Tanjung Priok
"FAR mengaku urusan teknis birokrasi diserahkan kepada Sekretaris Daerah, sementara dirinya lebih banyak menjalankan fungsi seremonial di lingkungan Kabupaten Pekalongan," kata Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (4/3/2026).
Namun, kata Asep, pernyataan tersebut terbantahkan dengan track record Fadia yang terpilih dua kali jadi bupati dan sekali wakil bupati. "Sehingga sudah semestinya FAR memahami pelaksanaan prinsip-prinsip good government pada pemerintah daerah," ujarnya.
KPK menyita sejumlah barang bukti dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Hal itu terdiri dari barang bukti elektronik hingga lima unit mobil.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, barang bukti elektronik berupa percakapan grup WhatsApp. Adanya grup tersebut sebagai tempat laporan penarikan uang terkait praktik korupsi itu. Sejumlah barang bukti yang dimaksud ditampilkan dalam layar saat konferensi pers penahanan Fadia. "Di mana saat melakukan penarikan tunai itu staf selalu melaporkan dan mendokumentasikan, jadi ini dokumentasi yang dilakukan staf saat menarik uang di mana uang tunai ini selanjutnya diberikan kepada Bupati," kata Budi saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (4/3/2026).
Rincian harta kekayaan Fadia Arafiq:
Tanah dan Bangunan (Total: Rp74.290.000.000).- Tanah seluas 2.720 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp2.040.000.000 - Tanah dan Bangunan seluas 90 m2/55 m2 di Kabupaten / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp1.500.000.000 - Tanah dan Bangunan seluas 180 m2/162 m2 di Kabupaten / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp3.500.000.000 - Tanah dan Bangunan seluas 2 m2/2 m2 di Kabupaten / Kota Jakarta Pusat, Hasil Sendiri Rp2.400.000.000 - Tanah dan Bangunan seluas 3 m2/3 m2 di Kabupaten / Kota Jakarta Pusat, Hasil Sendiri Rp3.800.000.000 - Tanah dan Bangunan Seluas 800 m2/500 m2 di Kabupaten / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp5.000.000.000 - Tanah dan Bangunan seluas 489 m2/200 m2 di Kabupaten / Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp7.000.000.000 - Tanah seluas 200 m2 di Kabupaten / Kota Badung, Hasil Sendiri Rp3.500.000.000 - Tanah dan Bangunan seluas 100 m2/100 m2 di Kabupaten / Kota Jakarta Timur, Hasil Sendiri Rp5.000.000.000 - Tanah seluas 550 m2 di Kabupaten / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp10.000.000.000 - Tanah dan Bangunan seluas 209 m2/209 m2 di Kabupaten / Kota Depok, Hasil Sendiri Rp3.500.000.000 - Tanah dan Bangunan seluas 1.613 m2/800 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp3.500.000.000 - Tanah dan Bangunan seluas 310 m2/300 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp5.000.000.000 - Tanah seluas 1.298 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp2.500.000.000 - Tanah seluas 740 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp1.000.000.000 - Tanah seluas 1.900 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp1.900.000.000 - Tanah eluas 1.900 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp1.900.000.000 - Tanah seluas 1.420 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp3.550.000.000 - Tanah seluas 599 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp2.500.000.000 - Tanah seluas 7.330 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp2.500.000.000 - Tanah dan Bangunan seluas 200 m2/150 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp500.000.000 - Tanah dan Bangunan seluas 100 m2/70 m2 di Kabupaten / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp350.000.000 - Tanah seluas 121 m2 di Kabupaten / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp325.000.000 - Tanah seluas 76 m2 di Kabupaten / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp700.000.000- Tanah dan Bangunan seluas 76 m2/120 m2 di Kabupaten / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp700.000.000 - Tanah seluas 10 m2 di Kabupaten / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp125.000.000Alat Transportasi dan Mesin (Total: Rp1.180.000.000)- Mobil, Hyundai minibus tahun 2013, Hasil Sendiri Rp200.000.000 - Mobil, Alphard X A/T 2.4 tahun 2018, Hasil Sendiri Rp980.000.000
Harta Bergerak Lainnya: Rp3.020.000.000
Kas dan Setara Kas: Rp10.333.500.000
Utang: Rp3.200.000.000.










