5 Fakta Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Tewaskan 2 Orang

5 Fakta Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Tewaskan 2 Orang

Nasional | okezone | Jum'at, 6 Maret 2026 - 05:59
share

JAKARTA – Kecelakaan beruntun terjadi di KM 93 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta pada pukul 20.18 WIB, Kamis (5/3/2026). Kecelakaan itu menelan korban jiwa dan sempat menyebabkan  arus lalu lintas di lokasi lumpuh.

Berikut fakta-faktanya:

1.    Kecelakaan Libatkan 10 Kendaraan

Kecelakaan beruntun yang terjadi saat malam Ramadhan itu melibatkan 10 kendaraan. Sementara kondisi kendaraan tampak ringsek parah. 

 “Kecelakaan melibatkan 10 kendaraan,” kata Senior Manager Representative Office 3 Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Pasteur, Bandung, Agni Mayvinna, Kamis.

2.    Lajur Jalan Lumpuh 

Saat kejadian kecelakaan, arus lalu lintas KM 93 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta sempat lumpuh. Namun, petugas bergerak cepat agar lalu lintas bisa kembali normal.

“Menyebabkan seluruh lajur tidak dapat dilintasi,” ujar Agni.

Petugas dari Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Cipularang menangani kecelakaan tersebut bersama Patroli Jalan Raya, tim rescue, derek, ambulans, serta Mobile Customer Service (MCS). 

“Pada pukul 20.59 WIB satu lajur telah dapat dilintasi, dan pada pukul 21.43 WIB dua lajur telah dapat dilintasi kembali oleh pengguna jalan,” katanya.

3.    Dua Orang Tewas

Kecelakaan menelan korban. Dari laporan petugas, dua korban meninggal dan empat orang luka. Korban meninggal yakni sopir dan kernet truk. 

“Berdasarkan keterangan sementara petugas di lapangan, akibat kejadian ini dua orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka berat. Seluruh korban yang telah dievakuasi dilarikan ke Rumah Sakit Radjak Purwakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” kata Agni.

4.    Truk Kontainer Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan

Polisi menduga kecelakaan tersebut dipicu truk kontainer yang mengalami masalah pengereman. Menurut Kepala Induk PJR Cipularang, Kompol Joko Prihantono, truk kontainer melaju di jalur 1 dari arah Bandung menuju Jakarta sebelum terjadi insiden kecelakaan.

“Diduga kendaraan kontainer mengalami masalah pengereman,” kata Joko.

5.    Jasa Marga Minta Maaf

Dengan adanya kecelakaan maut itu, Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses evakuasi. “Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, serta mengatur kecepatan saat berkendara di jalan tol,” kata Agni.

Topik Menarik