Kesal Drainase Tertutup Bangunan, Warga Adang Kunjungan Bupati Pangandaran di Kawasan Wisata

Kesal Drainase Tertutup Bangunan, Warga Adang Kunjungan Bupati Pangandaran di Kawasan Wisata

Nasional | inews | Senin, 23 Februari 2026 - 17:58
share

PANGANDARAN, iNews.id - Sejumlah warga Simpang Ajo, Pangandaran, Jawa Barat memprotes Bupati saat melakukan peninjauan di kawasan objek wisata Pantai Pangandaran. Aksi itu dipicu kekecewaan warga terhadap kondisi drainase yang dinilai tak kunjung diperbaiki dan kerap menyebabkan banjir.

Protes terjadi ketika Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami meninjau sejumlah titik di kawasan wisata. Warga yang telah lama mengeluhkan persoalan tersebut langsung menyampaikan aspirasi mereka terkait saluran air yang disebut sudah tidak berfungsi.

Menurut warga, drainase yang seharusnya mengalirkan air hujan ke saluran pembuangan kini tersumbat, bahkan sebagian tertutup bangunan. Akibatnya, setiap hujan turun, air menggenang di badan jalan Simpang Ajo dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter.

Kondisi itu membuat rumah dan kios warga kerap terendam. Air masuk ke dalam bangunan dan merusak barang dagangan. Selain merugikan warga, genangan juga mengganggu arus lalu lintas di kawasan wisata yang menjadi salah satu ikon daerah tersebut.

Salah seorang warga, Fanani mengatakan bahwa banjir terjadi meski hujan turun dengan intensitas ringan.

"Hujan sedikit saja sudah banjir sampai sedengkul," kata Fanani.

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami  berjanji segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi penanganan banjir di Simpang Ajo.

"Nanti saya akan panggil dua kepala desa untuk bersama-sama menyelesaikan banjir di seputaran Simpang Ajo," ucap Citra Pitriyami. 

Warga berharap janji tersebut segera direalisasikan. Mereka menginginkan pembenahan drainase dilakukan menyeluruh agar banjir tahunan tidak terus berulang dan merusak citra kawasan wisata Pangandaran.

Topik Menarik