Kemendagri dan KEPP Otsus Papua Dorong Pengembangan Komoditas Kakao di Yapen, Jayapura, Mansel

Kemendagri dan KEPP Otsus Papua Dorong Pengembangan Komoditas Kakao di Yapen, Jayapura, Mansel

Nasional | sindonews | Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:55
share

Kementerian Dalam Negeri bersama Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP Otsus Papua) berkolaborasi merealisasikan kebijakan Papua Produktif. Upaya yang dilakukan adalah mendorong pengembangan dan investasi komoditas kakao (cokelat) di Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).

“Kebijakan Otsus Papua, selain mendukung program Papua Cerdas dan Papua Sehat, juga memberi atensi untuk kebijakan Papua Produktif, terutama pemberdayaan masyarakat di bidang perekonomian,” kata Direktur Penataan Daerah dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumule Tumbo di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Baca juga: KEPP Otsus Papua Strategis untuk Percepatan Pembangunan

Menurut dia, langkah awal pengembangan komoditas kakao di tiga kabupaten wilayah Papua tersebut ditandai dengan rapat koordinasi percepatan pembangunan bidang perekonomian di Jakarta, Kamis (19/2/2026). Hadir dalam rakor tersebut, perwakilan Kementerian dan Lembaga teknis di pusat, pemerintah daerah dan sejumlah investor nasional.

Sumule Tambo menjelaskan, usaha komoditas cokelat di tanah Papua selama ini sudah dikembangkan sejak dulu. Ada yang kemudian pengembangannya dibiayai dari dana Otsus karena mempekerjakan orang asli Papua (OAP) seperti yang dilakukan di Kabupaten Mansel, Papua Barat. Karena itu, perlu disupport untuk pengembangannya, termasuk mencari peluang pasar dan investasi.Anggota KEPP Otsus Papua Billy Mambrasar menuturkan upaya mendorong ekonomi produktif di tanah Papua yang sedang dilakukan saat ini merupakan implementasi pesan Presiden Prabowo Subianto.

“Presiden Prabowo mengamanatkan setiap daerah agar melakukan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dengan mengembangkan komoditas lokal yang produktif. Kebetulan Kabupaten Yapen, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Mansel selama ini sudah dikenal memiliki potensi usaha komoditas cokelat, sehingga kami bersama Kemendagri berusaha melakukan pengembangan usaha di tiga daerah tersebut,” ungkap Billy.

Rapat koordinasi percepatan pembangunan bidang perekonomian di Provinsi Papua dan Papua Barat terkait pengembangan usaha cokelat telah menghasilkan sejumlah komitmen yang segera ditindaklanjuti dengan melakukan akselerasi pembangunan komoditas dimaksud.

Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga mengapresiasi perhatian Kemendagri dan KEPP Otsus Papua bersama Kementerian dan Lembaga teknis di pusat yang telah memberikan perhatian terhadap usaha kakao di daerahnya.

Dia mengatakan, usaha kakao sudah dilakukan para petani di Kabupaten Kepulauan Yapen sejak 20 tahun lalu. Tapi kesulitan pemasaran hasil usaha lantaran tidak ada investor yang menampung produksi mereka membuat semangat petani kakao di daerah tersebut agak patah arang.

“Tapi sekarang sudah ada komitmen dari Kemendagri dan KEPP Otsus Papua serta para investor, kami pemerintah daerah akan bersama-sama mewujudkan harapan baru petani kakao di Kabupaten Yapen,” ujar Roi Palunga.

Topik Menarik