Bangun 18 Gudang Pangan, Kapolri: Ditargetkan Ada di Seluruh Polda

Bangun 18 Gudang Pangan, Kapolri: Ditargetkan Ada di Seluruh Polda

Nasional | sindonews | Jum'at, 13 Februari 2026 - 17:07
share

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Polri telah membangun total 18 gudang ketahanan pangan di seluruh wilayah Indonesia. Langkah itu diambil sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Untuk mendukung penguatan ketahanan pangan, Polri juga membangun gudang ketahanan pangan Polri. Saat ini terdapat 18 gudang ketahanan pangan yang tersebar di 12 Polda," kata Sigit di acara peresmian 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Sigit menyebut di 2026, pihaknya akan kembali membangun 10 unit gudang pangan tambahan di delapan Polda jajaran. Sigit menjelaskan seluruh gudang pangan tersebut memiliki kapasitas minimal sebesar 1.000 ton.

Baca juga: Presiden Prabowo Bakal Resmikan dan Groundbreaking 1.179 SPPG Polri Hari Ini

Sementara khusus untuk wilayah Polda Metro Jaya, kata Sigit, sedang dibangun gudang ketahanan pangan dengan kapasitas total mencapai 10.000 ton.Lewat kehadiran gudang-gudang itu, Sigit berharap dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan, mempercepat distribusi dan menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di berbagai wilayah. "Ke depan, Polri akan membangun gudang ketahanan pangan di seluruh Polda jajaran," ujar Sigit.

Lihat video: MBG Layani 60 Juta Orang, Prabowo Sebut Setara 10 Kali Populasi Singapura

Di sisi lain, Sigit mengatakan Polri juga menyediakan 30 gudang yang terdiri dari 25 gudang aset Polri, 3 gudang aset Pemerintah Daerah, 1 gudang aset KPU, dan 3 gudang pinjam pakai masyarakat.

Gudang tersebut berada di seluruh wilayah Papua yang saat ini masih belum terdapat fasilitas gudang Bulog. Sigit mengatakan penggunaan gudang itu juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya perekonomian yang berkelanjutan.

"Melalui penguatan SPPG Polri dan dukungan infrastruktur ketahanan pangan Polri, berkomitmen menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang aman, bermutu, dan merata, sekaligus memperkuat ekosistem pangan dari hulu sampai hilir," ucap Sigit.

Topik Menarik