Penyematan Satyalancana Wira Karya pada Polri dan Wakapolda Metro Jaya oleh Presiden Diapresiasi

Penyematan Satyalancana Wira Karya pada Polri dan Wakapolda Metro Jaya oleh Presiden Diapresiasi

Nasional | sindonews | Jum'at, 13 Februari 2026 - 15:10
share

Penyematan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada sejumlah pejabat Polri oleh Presiden Prabowo Subianto diapresiasi sejumlah kalangan. Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono.

Seperti diketahui, penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peresmian 1.179 Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis (SPMBG) serta 18 gudang ketahanan pangan Polri, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 dan 13 Tahun 2026.

Baca juga: Prabowo Bakal Beri Bintang Mahaputera kepada Kapolri: Ini Kehormatan bagi Seorang Pemimpin

Satyalancana Wira Karya dianugerahkan kepada para pejabat Polri yang dinilai berkontribusi dalam mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri.

Koordinator Persatuan Pemuda Mahasiswa Peduli Polri Presisi (Permisi) Ilham Pangumbara menyampaikan penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi aparatur dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) khususnya di bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.

“Sebagai mahasiswa dan pemuda, kami melihat penyematan Satyalancana Wira Karya ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk evaluasi negara terhadap kinerja nyata aparat dalam mendukung kebijakan publik. Kami mengapresiasi langkah-langkah konkret yang telah dilakukan, termasuk di wilayah Polda Metro Jaya,” ujar Ilham, Jumat (14/2/2026).

Baca juga: Prabowo ke Pihak yang Ganggu Indonesia: Dear Friends Indonesian Are Not Stupid

Menurut Ilham, keterlibatan Polri dalam penguatan rantai pasok dan dukungan terhadap Program MBG menunjukkan perluasan peran institusi kepolisian yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga pada stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Namun demikian, mahasiswa tetap menekankan pentingnya prinsip akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan publik agar setiap program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.“Kami mendukung setiap upaya Polri yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Pada saat yang sama, fungsi kontrol sosial dari mahasiswa tetap menjadi bagian penting agar implementasi program strategis nasional benar-benar memberi dampak nyata dan terukur,” tambahnya.

Mahasiswa menilai penghargaan kepada Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pelayanan publik yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat perkotaan yang kompleks.

"Kami berharap penyematan tanda kehormatan ini semakin mendorong sinergi lintas sektor serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip Presisi, integritas, dan supremasi hukum," ujarnya.

Topik Menarik