Pemkot Tangsel Bangun SDN Babakan 01, Guru: Kini Lebih Layak dan Modern
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan perbaikan dan pembangunan ulang gedung sekolah di Tangsel. Hal itu merupakan komitmen Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Salah satunya, SDN Babakan 01 Setu Tangsel yang saat ini memiliki infrastruktur pendidikan megah, dengan berbagai fasilitas penunjang untuk tingkat sekolah dasar. Ade, Guru SDN Babakan 01 menjelaskan, kondisi dulu di lahan tersebut terdapat dua sekolah.
Lalu dilakukan penggabungan sehingga jumlah siswa menjadi banyak dan keterbatasan ruang kelas. “Jadi disatukan dengan kondisi gedung yang waktu pada saat itu hanya 12 kelas. Sedangkan untuk siswanya ada banyak sekitar 800an. Makanya ada kelas siang. Itu kondisi belum dibangun," tuturnya, Kamis (12/2/2026).
Baca juga: Transformasi Pendidikan, Pemkot Tangsel Bangun SDN Sawah 01 dengan Fasilitas Modern
Saat ini, infrastruktur di SDN Babakan 01 telah mengalami peningkatan yang luar biasa. Termasuk, salah satunya penambahan ruang kelas. "Alhamdulillah ya dari Dinas Pendidikan dan Dinas Cipta Karya sekarang jadi 24 kelas. Tidak ada lagi yang masuk siang, sudah pagi semua karena rombel kelasnya memenuhi," ucapnya.Ditambah dengan fasilitas lainnya, seperti ruang laboratorium, perpustakaan, kantor guru dan kepala sekolah termasuk revitalisasi lapangan. "Dulu lapangan kecil, posisinya tidak jelas juga, gak rata. Jadi sekarang untuk ukuran lapangannya luas. Bisa dimanfaatkan futsal, voli, basket, lebih besar lagi luasnya," ucapnya.
Dia juga mengapresiasi komitmen Pemkot Tangsel soal infrastruktur pendidikan yang menjadi prioritas penting. Bahkan, dia juga mendoakan agar seluruh sekolah di Tangsel bisa seperti SDN Babakan 01 yang sudah mengalami perubahan.
"Dinas Pendidikan, Dinas Cipta Karya, Pemkot Tangsel semoga makin banyak sekolah-sekolah yang terus dibangun seperti SDN Babakan 01. Pendidikan itu jadi prioritas di setiap kota, dengan kelas yang nyaman, bangunan yang nyaman itu anak-anak jadi senang ke sekolah. Tidak ada lagi masuk siang, karena itu kasihan, anak-anak lebih ekstra sebab waktunya istirahat jadi harus belajar," pungkasnya.










