Pemerintah Serahkan Santunan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur Akibat Longsor Cisarua

Pemerintah Serahkan Santunan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur Akibat Longsor Cisarua

Nasional | sindonews | Rabu, 11 Februari 2026 - 09:50
share

Pemerintah menyerahkan santunan kepada keluarga prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat bencana longsor di kawasan Cisarua, Bandung Barat. Seluruh santunan ini diberikan kepada ahli waris 23 prajurit pada Selasa, 10 Februari 2026.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengatakan santunan yang diberikan untuk masing-masing korban ialah Rp15 juta. Dengan demikian total penyerahan bantuan saat ini ialah Rp345 juta.

"Memang ada santunan yang diberikan oleh pemerintah sebagai bagian dari tali asih untuk saling menguatkan. Jadi ini untuk seluruh korban yang terdampak daripada bencana itu," kata Saifullah, dikutip Rabu (11/2).

Baca juga: 23 Anggota Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, KSAL: Sedang Latihan Pratugas ke Papua

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini juga menegaskan pemerintah tak hanya hadir untuk memberikan santunan. Melalui Kementerian Sosial, tambah dia, pemerintah juga akan melakukan pemberdayaan. "Jadi setelah kita beri santunan bagi yang meninggal, kemudian keluarganya ada program pemberdayaan," jelasnya. Gus Ipul menambahkan, Kemensos akan bekerja sama dengan Korps Marinir untuk menentukan bentuk dukungan lanjutan yang paling dibutuhkan keluarga korban.

Lihat video: Istri Hamil 4 Bulan, Praka Marinir Hamid Dimakamkan Usai Gugur di Cisarua

Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul juga turut mendoakan para prajurit Marinir yang gugur itu. Ia menilai bahwa prajurit Marinir meninggal dunia dengan keadaan syahid.

"Saya meyakini seluruh korban yang meninggal dunia adalah syahid, (dan) pejuang-pejuang kedaulatan yang insya Allah seluruh dosanya diampuni oleh Allah, amalnya diterima, dan tentu bagi yang beragama Islam bersama Rasulullah SAW di surganya Allah SWT," kata Gus Ipul.

(Jonathan Simanjuntak).

Topik Menarik