21.000 Peserta BPJS PBI di Jogja Dinonaktifkan Kemensos, Ini Respons Pemkot

21.000 Peserta BPJS PBI di Jogja Dinonaktifkan Kemensos, Ini Respons Pemkot

Nasional | inews | Senin, 9 Februari 2026 - 21:46
share

YOGYAKARTA, iNews.id – Sebanyak 21.800 lebih warga Kota Yogyakarta dikejutkan dengan penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) oleh Kementerian Sosial (Kemensos). 

Kebijakan tersebut resmi berlaku sejak 1 Februari 2026, yang berdampak langsung pada akses layanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu di wilayah tersebut. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani mengatakan, proses reaktivasi kepesertaan BPJS PBI telah dimulai sejak Senin (9/2/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang meminta jajarannya memprioritaskan layanan faskes bagi warga terdampak.

"Sejak proses reaktivasi dimulai, setidaknya sudah ada 1.300-an kepesertaan yang kembali aktif. Kami terus berupaya mempercepat sisa data yang masih nonaktif agar layanan kesehatan tidak terputus," ujar Emma Rahmi Aryani, Senin (9/2/2026). 

Dinas Kesehatan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengaktifkan kembali BPJS PBI mereka melalui tiga saluran utama. Di antaranya, Aplikasi Jogja Smart Service (JSS) yakni, layanan digital terintegrasi milik Pemkot Yogyakarta.

Selain itu, WhatsApp Jamkesda. Layanan pesan singkat untuk mempermudah warga yang terkendala aplikasi, dan Mal Pelayanan Publik (MPP), layanan tatap muka langsung bagi warga yang ingin berkonsultasi secara manual.

Pantauan di MPP Kota Yogyakarta, tampak antrean warga yang membawa berkas persyaratan reaktivasi. Banyak dari mereka baru menyadari BPJS-nya nonaktif saat hendak berobat ke Puskesmas atau Rumah Sakit.

Dampak penonaktifan ini paling dirasakan oleh pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan penanganan mendesak. Pasien cuci darah (hemodialisis) dan kemoterapi menjadi kelompok yang paling terdampak karena jadwal tindakan medis mereka tidak dapat diundur.

"Kaget sekali, karena mau dipakai berobat ternyata sudah tidak aktif. Padahal ini sangat mendesak untuk jadwal pengobatan berkala," kata Aris Ardianto, salah satu warga yang mengurus reaktivasi di MPP.

Pemkot Yogyakarta mengimbau bagi warga yang merasa kepesertaan BPJS PBI-nya tidak aktif untuk segera melapor melalui jalur yang tersedia agar kendala administrasi ini tidak menghambat perawatan medis di fasilitas kesehatan.

Topik Menarik