Viral Pedagang Es Cincau di Bekasi Tewas Terkapar saat Jualan, Diduga Serangan Jantung

Viral Pedagang Es Cincau di Bekasi Tewas Terkapar saat Jualan, Diduga Serangan Jantung

Nasional | inews | Minggu, 8 Februari 2026 - 19:02
share

BEKASI, iNews.id – Video seorang pedagang es cincau keliling ditemukan tewas setelah tiba-tiba terjatuh dan terkapar di jalan saat sedang mencari nafkah di Kota Bekasi, viral di media sosial.  

Insiden itu terjadi di Jalan Irigasi Quarta Tiga, Perumahan Irigasi Danita, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (6/2/2026). Korban diduga kuat mengalami kelelahan hebat hingga memicu serangan jantung mendadak. 

Dalam rekaman CCTV milik warga, terlihat korban sedang mendorong gerobaknya seperti biasa. Namun, tiba-tiba langkahnya terhenti dan ia langsung ambruk ke aspal. 

Warga yang melihat kejadian tersebut segera berlari menolong dan berencana membawa korban ke klinik terdekat. Naas, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Ika, salah seorang warga setempat menuturkan, korban memang sudah lama berjualan di lingkungan perumahan tersebut. 

"Kejadiannya sore kemarin pas lagi dagang keliling. Tiba-tiba jatuh terkapar, warga langsung ramai menolong, tapi ternyata sudah meninggal di tempat," ujarnya, Minggu (8/2/2026).

Rekan korban, Didi, mengaku terkejut dengan kepergian sahabatnya itu. Menurutnya, selama ini korban dikenal rajin dan tidak pernah mengeluh sakit parah. Setelah kejadian, pengurus RT/RW setempat langsung menghubungi pihak Kepolisian Polsek Rawa Lumbu. 

Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan bekas luka atau tanda kekerasan. Jenazah kemudian kami evakuasi ke RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi," tulis keterangan petugas di lapangan. 

Pihak keluarga korban telah mendatangi rumah sakit dan membuat surat pernyataan menolak autopsi. Kini, jasad pedagang es cincau tersebut telah dibawa oleh pihak keluarga ke kampung halamannya di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk dimakamkan.

Topik Menarik