Aksi Heroik Polisi di Lampung Tolong Warga dari Serangan Anjing Pitbull

Aksi Heroik Polisi di Lampung Tolong Warga dari Serangan Anjing Pitbull

Nasional | inews | Minggu, 8 Februari 2026 - 17:48
share

METRO, iNews.id – Video amatir yang merekam aksi heroik seorang anggota Satlantas Polres Kota Metro, Lampung, viral di media sosial. Meski tengah berjuang sembuh dari stroke ringan, polisi tersebut tetap nekat menyelamatkan seorang warga yang diserang anjing Pitbull. 

Insiden mencekam ini bermula saat seorang warga bernama Nuh Samsi tengah lari pagi. Tanpa diduga, seekor anjing Pitbull menyerang dan menggigit lengan korban hingga terkapar tak berdaya. 

Melihat kejadian tersebut, Aipda Muhammad Fajri, anggota Satlantas Polres Metro yang berada di lokasi, langsung bertindak. Dengan sisa tenaga yang dimiliki, ia mengambil sebatang kayu dan berusaha melepaskan gigitan kuat anjing tersebut dari lengan korban. 

"Saya lihat warga sudah terkapar dan lengannya digigit. Dengan tenaga seadanya, saya coba bantu lepaskan menggunakan kayu," ujar Aipda Muhammad Fajri, Minggu (8/2/2026). 

Aksi ini terbilang luar biasa mengingat kondisi kesehatan Aipda Fajri yang belum pulih total. Ia diketahui masih dalam masa penyembuhan pasca-terserang stroke ringan tiga bulan lalu yang mempengaruhi kemampuan fisiknya. 

Kasat Lantas Polres Metro, AKP Farid Riyanto, membenarkan dedikasi anggotanya tersebut. Menurutnya, jiwa penolong Aipda Fajri tidak luntur meski secara fisik ia sedang tidak bugar. 

"Benar, Aipda Fajri sedang masa pemulihan stroke ringan. Kami sangat mengapresiasi keberaniannya yang tetap mengedepankan tugas melindungi warga meski dalam kondisi sakit," kata AKP Farid.

Sementara itu, korban serangan anjing, Nuh Samsi, kini sudah mendapatkan perawatan medis akibat luka gigitan di lengannya. Ia dan keluarga mengaku sangat berterima kasih kepada Aipda Fajri. Jika bukan karena pertolongan sang polisi, dampaknya bisa jauh lebih fatal. 

Saat ini, pihak kepolisian juga tengah mendalami terkait kepemilikan anjing tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali di ruang publik.

Topik Menarik