Update Hari Ini, Jumlah Pengungsi Bencana Sumatera 105.842 Orang
Penanganan pascabencana yang melanda wilayah Sumatera menunjukkan perkembangan signifikan. Berdasarkan data terbaru hari ini, Rabu (4/2/2026), jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mengalami penurunan drastis hingga lebih dari 2 juta orang dalam dua bulan terakhir.
Juru Bicara Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Amran menyampaikan jumlah pengungsi pada 2 Desember 2025 lalu tercatat sebanyak 2.178.269 orang. Namun, saat ini jumlah tersebut telah menyusut.
Baca juga: Jumlah Pengungsi Bencana Sumatera Berkurang, Satgas: Yang Masih Mengungsi 111.788 Orang
"Dari 2.178.269 pengungsi di tanggal 2 Desember 2025, saat ini tinggal 105.842 pengungsi," ujar Amran dalam konferensi pers di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).
Terdapat penurunan sebanyak 2.072.427 orang yang telah kembali ke rumah masing-masing atau menempati hunian sementara.Adapun sebaran 105.842 pengungsi yang masih bertahan saat ini terbagi di tiga provinsi utama yakni Aceh 85.717 pengungsi, Sumatera Utara 11.085 pengungsi, dan Sumatera Barat 9.040 pengungsi.
Amran mengatakan penurunan angka pengungsi ini didorong oleh percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pembangunan hunian sementara (huntara) serta penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
"Ada 2 juta pengungsi lebih yang sudah beralih baik di Huntara maupun rumah-rumah keluarga. Ada beberapa juga pengungsi itu tidak di Huntara tapi berpindah ke rumah-rumah keluarga yang ada di sekitar lokasi," katanya.
"Kemudian ini terkait juga dengan DTH, karena mendapatkan Dana Tunggu Hunian. Ini mengurangi pengungsi lebih cepat. Bantuan-bantuan akan bisa terdistribusi dengan cepat dan juga sudah berjalan sebagaimana mestinya," sambungnya.










