Dukung Program Presiden, Polri Siapkan 1,37 Juta Hektare Lahan Ditanami Jagung
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan terus mendukung program Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya adalah program ketahanan atau swasembada pangan.
Menurut Sigit, Polri terus mendukung percepatan pembangunan nasional yang dituangkan Presiden dalam misi Asta Cita sebagai arah kebijakan strategis untuk mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.
"Polri telah melaksanakan berbagai program, salah satunya melalui Program Ketahanan Pangan dengan komoditas jagung pakan ternak. Sepanjang tahun 2025, Polri telah berhasil mencari dan memfasilitasi 1,37 juta hektare untuk ditanami," kata Sigit dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin (26/1/2026).
Potensi lahan tersebut terdiri dari lahan ketahanan pangan Polri seluas 881,74 ribu hektare dan Lahan Baku Sawah (LBS) seluas 496,86 ribu hektare.
Adapun luas lahan yang telah tertanam jagung yaitu 651,19 ribu hektare, terdiri dari 522,07 ribu hektare lahan binaan Polri serta penanaman pada LBS seluas 129,1 ribu hektare. Dari seluruh lahan yang ditanami tersebut, telah dihasilkan jagung pakan ternak sebanyak 3,57 juta ton.
Dalam prosesnya, Polri melakukan kerja sama dan memberikan pendampingan terhadap 30.548 gabungan kelompok tani (Gapoktan) dengan total anggota sebanyak 602.208 petani di seluruh Indonesia.
Program Polri ini telah membawa dampak signifikan terhadap peningkatan produksi jagung nasional. Mengacu pada data BPS Desember 2025, produksi jagung nasional dengan kadar air 14 persen mencapai 16,50 juta ton.
Jumlah tersebut meningkat sebesar 1,36 juta ton atau 9 persen dibandingkan tahun 2024, yakni sebesar 15,13 juta ton.










